Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116
CONTACT
(0725) 42454
SDGs
Sholat Metro
Memuat...
PENMARU
Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Metro
Hero Slider
Hero Slider
Hero Slider
Hackathon Deeptech Bidang Ketahanan Pangan

HACKATHON UM METRO 2026

Pendaftaran tim karya inovasi digital (3 - 6 anggota). Terbuka untuk mahasiswa & dosen UM Metro serta delegasi perguruan tinggi luar.

Registrasi Tim

Lengkapi data tim dan lampiran berkas persyaratan.

Cek Status Pendaftaran
Pendaftaran Sedang Ditutup
LPPM UM Metro Matangkan Finalisasi Hackathon Deeptech 2026, 50 Proposal dari Berbagai Daerah Siap Berkompetisi
04 Nov 2026

LPPM UM Metro Matangkan Finalisasi Hackathon Deeptech 2026, 50 Proposal dari Berbagai Daerah Siap Berkompetisi

METRO – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) mematangkan persiapan pelaksanaan Hackathon Deeptech 2026 melalui kegiatan Finalisasi dan Koordinasi Panitia, Reviewer, Juri, dan Pemateri. Kegiatan tersebut menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh unsur pelaksana siap menjalankan rangkaian program secara profesional, terarah, dan berkualitas. Kegiatan finalisasi dilaksanakan pada Selasa, 3 November 2026, bertempat di Hotel AIDIA Metro, dan dibuka oleh Wakil Rektor IV UM Metro, Ihsan Dacholfany. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor IV menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Hackathon Deeptech 2026 sebagai bagian dari upaya UM Metro mendorong pengembangan inovasi, kreativitas, dan hilirisasi hasil riset. Dukungan pimpinan universitas menjadi energi penting bagi LPPM dan seluruh panitia untuk memastikan Hackathon Deeptech 2026 tidak hanya berjalan sebagai kegiatan kompetisi, tetapi menjadi ruang yang mampu mempertemukan ide, teknologi, riset, kewirausahaan, dan kebutuhan dunia industri. 50 Proposal, Peserta Datang dari Berbagai Wilayah Indonesia Antusiasme terhadap Hackathon Deeptech 2026 terlihat dari jumlah proposal yang masuk. Hingga tahap pendaftaran, tercatat 50 proposal telah mendaftar untuk mengikuti program tersebut. Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari lingkungan Universitas Muhammadiyah Metro. Proposal juga datang dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Lampung. Kehadiran peserta lintas wilayah tersebut menunjukkan bahwa Hackathon Deeptech 2026 mulai berkembang menjadi ruang kolaborasi inovasi yang tidak terbatas pada lingkungan internal UM Metro. Keberagaman asal peserta juga diharapkan memperkaya perspektif, gagasan, dan solusi teknologi yang dikembangkan selama program berlangsung. Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, menegaskan bahwa tingginya minat peserta menjadi indikator positif bagi pelaksanaan Hackathon Deeptech 2026. “Kami melihat antusiasme yang sangat baik dari para peserta. Ada 50 proposal yang masuk dan berasal tidak hanya dari UM Metro, tetapi juga dari berbagai wilayah seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Lampung. Ini menunjukkan bahwa Hackathon Deeptech mulai menjadi ruang terbuka bagi pengembangan inovasi dan kolaborasi lintas institusi,” ujarnya. Menurutnya, keberagaman peserta juga menjadi tantangan sekaligus peluang bagi panitia untuk memastikan proses seleksi, mentoring, penilaian, dan pendampingan dapat berjalan secara objektif dan profesional. Ketua Tim Tegaskan Kebijakan Penilaian dan Substansi Materi Dalam forum finalisasi tersebut, Ketua Tim Hackathon Deeptech 2026, Triana Asih, turut memberikan arahan kepada panitia, reviewer, juri, dan pemateri terkait kesiapan pelaksanaan kegiatan. Arahan difokuskan pada kebijakan penilaian peserta dan substansi materi yang perlu disampaikan selama rangkaian Hackathon Deeptech 2026. Penyamaan pemahaman ini diperlukan agar proses penilaian memiliki standar yang jelas dan setiap peserta memperoleh kesempatan yang setara untuk menunjukkan potensi inovasinya. Triana Asih juga menekankan pentingnya kesesuaian antara materi yang disampaikan dengan tujuan utama Hackathon Deeptech, khususnya dalam membantu peserta mengembangkan gagasan teknologi menjadi solusi yang memiliki nilai inovasi, potensi penerapan, serta peluang untuk dikembangkan lebih lanjut. “Reviewer, juri, dan pemateri perlu memiliki pemahaman yang sama mengenai arah program. Penilaian tidak hanya melihat gagasan dari sisi teknologinya, tetapi juga bagaimana inovasi tersebut dapat dikembangkan, diterapkan, dan memiliki keberlanjutan,” arahan Triana dalam kegiatan finalisasi. Arahan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan setiap sesi dalam Hackathon Deeptech memiliki keterkaitan yang jelas, mulai dari pengembangan ide, penguatan teknologi, model bisnis, hingga potensi hilirisasi dan keberlanjutan inovasi. Penyamaan Persepsi Reviewer dan Juri Dalam kegiatan finalisasi, salah satu agenda utama adalah penyamaan persepsi reviewer dan juri terkait mekanisme serta instrumen penilaian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses evaluasi terhadap proposal dan peserta memiliki standar yang sama, objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, koordinasi dilakukan bersama para pemateri untuk memastikan kesiapan materi dan teknis pelaksanaan setiap sesi. Hackathon Deeptech 2026 tidak hanya diarahkan sebagai kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan pendampingan bagi peserta dalam mengembangkan ide menjadi solusi yang memiliki potensi untuk diimplementasikan dan dihilirisasi. Finalisasi juga membahas alur kegiatan, jadwal, sarana dan prasarana, kebutuhan teknis, serta berbagai potensi kendala yang mungkin muncul selama pelaksanaan. Setiap tim diberikan penegasan mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing agar koordinasi selama kegiatan dapat berlangsung efektif. Dukungan Pimpinan dan Penguatan Ekosistem Inovasi Pembukaan oleh Wakil Rektor IV, Ihsan Dacholfany, sekaligus menjadi bentuk dukungan pimpinan UM Metro terhadap pengembangan ekosistem inovasi dan hilirisasi riset. Sinergi antara pimpinan universitas, LPPM, panitia, reviewer, juri, pemateri, mentor, serta peserta menjadi faktor penting dalam keberhasilan program. Bagi UM Metro, Hackathon Deeptech 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendorong lahirnya inovasi berbasis teknologi yang memiliki nilai guna dan potensi pengembangan lebih lanjut. Program ini juga sejalan dengan visi UM Metro sebagai perguruan tinggi yang unggul, profetik-profesional, dan memiliki keunggulan diferensiatif. Keunggulan diwujudkan melalui pengembangan inovasi berbasis riset dan teknologi, profesionalisme melalui tata kelola kegiatan yang terencana dan akuntabel, sedangkan diferensiasi diperkuat melalui kemampuan UM Metro menjadi ruang bertemunya berbagai gagasan dan inovasi dari lintas wilayah. Hackathon Deeptech 2026 juga memiliki keterkaitan dengan SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pengembangan teknologi dan inovasi, serta SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, peneliti, inovator, mentor, industri, dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan 50 proposal yang berasal dari berbagai daerah, LPPM UM Metro optimistis Hackathon Deeptech 2026 dapat menjadi wadah yang mempertemukan talenta, gagasan, teknologi, dan peluang kolaborasi. Melalui finalisasi ini, seluruh tim pelaksana dipastikan semakin siap menyambut pelaksanaan Hackathon Deeptech 2026. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan gagasan inovatif, purwarupa teknologi, model bisnis, serta solusi yang memiliki potensi untuk dikembangkan dan dihilirisasi bagi kebutuhan masyarakat dan dunia industri. Tim Redaksi LPPM UM Metro

Baca detail

Agenda & Artikel

Pemantapan Persiapan "Deeptech for Foodtech Indonesia", Panitia Hackathon Deeptech UM Metro 2026 Gelar Rapat Koordinasi
07 Oct
Pemantapan Persiapan "Deeptech for Foodtech Indonesia", Panitia Hackathon Deeptech UM Metro 2026 Gelar Rapat Koordinasi

Lampung Timur- Panitia Hackathon Deeptech UM Metro 2026 semakin mematangkan langkah dalam menyongsong ajang bergengsi yang mengusung tema besar "Deeptech for Foodtech Indonesia". Bertempat di Ruang Pertemuan Pawon Tepi Sawah, Batanghari, Lampung Timur, jajaran panitia Hackathon Deeptech menggelar rapat koordinasi strategis pada Rabu, 7 Oktober 2026. Rapat koordinasi ini dibuka secara resmi dengan sambutan dan arahan dari Wakil Rektor IV UM Metro (Ihsan Dacholfany) serta Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UM Metro (Satrio Budi Wibowo). Dalam arahannya, pimpinan universitas menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu dan kesiapan matang untuk mempersiapkan acara besar ini agar dapat menghadirkan inovasi teknologi mendalam (deeptech) yang solutif bagi sektor ketahanan pangan nasional (foodtech)  Memasuki agenda inti, pembahasan dimulai dari sinkronisasi rundown acara. Sorotan pertama diarahkan pada persiapan agenda terdekat, yaitu Sosialisasi Hackathon Deeptech UM Metro 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada: Hari/Tanggal: Jumat, 9 Oktober 2026 Tempat: Auditorium Kedokteran UM Metro Sosialisasi ini dipersiapkan sebagai gerbang utama untuk menjaring antusiasme peserta serta menyampaikan panduan teknis kompetisi secara komprehensif kepada sivitas akademika dan masyarakat luas. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan kegiatan hackathon secara keseluruhan. Pembahasan kegiatan hackathon meliputi teknis pendaftaran, pengiriman proposal dan purwarupa, teknis workshop dan demoday, penentuan pemateri, juri, dan mentor. Selanjutnya laporan progres kerja dari masing-masing Bidang. Sesi ini memastikan seluruh aspek teknis, mulai dari kesekretariatan, perlengkapan, acara, publikasi, hingga konsumsi berjalan secara selaras. Sebagai penutup laporan, jajaran panitia inti (Ketua Panitia, Sekretaris, dan Bendahara) menyampaikan evaluasi terkait estimasi anggaran, manajemen risiko, serta kesiapan administratif menjelang hari-H pelaksanaan. Rapat kemudian ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan pembahasan hal-hal lain untuk memastikan kesuksesan seluruh rangkaian acara Hackathon Deeptech UM Metro 2026.  

Sinergikan Riset dengan SDGs, FK UM Metro Gelar Workshop Roadmap Guna Perkuat Kualitas Pembelajaran
10 Aug
Sinergikan Riset dengan SDGs, FK UM Metro Gelar Workshop Roadmap Guna Perkuat Kualitas Pembelajaran

METRO (10/8/2026) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah (UM) Metro menjadi pemateri dalam "Workshop Penyusunan Roadmap Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)" yang diselenggarakan oleh Program Studi S1 Kedokteran, Fakultas Kedokteran UM Metro. Kegiatan yang bertujuan untuk memetakan arah dan strategi riset ini berlangsung secara luring pada Senin, 10 Agustus 2026, bertempat di Ruang 4.2 Lantai 4 Gedung dr. Soetomo, Kampus 3 UM Metro. Rangkaian kegiatan ini berlangsung secara komprehensif dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Acara diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Kepala Program Studi (Kaprodi) S1 Kedokteran, dr. Micko Martha Thamrin, M.Biomed. Guna menjamin mutu luaran riset para dosen, sesi utama dibagi menjadi dua pemaparan materi strategis. Materi pertama dipandu oleh Dr. Satrio Budi Wibowo, M.A., yang mengupas tuntas tentang taktik "Penyusunan Roadmap Penelitian dan PkM", dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Selanjutnya, guna mengoptimalkan penyebaran hasil riset, Dr. Nego Linuhung, M.Pd., memberikan pemaparan mendalam pada Materi II terkait "Publikasi Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat". Kehadiran para pemateri ini memberikan ruang konsultasi langsung bagi para akademisi untuk merencanakan publikasi bereputasi. Fokus utama dari penyelenggaraan workshop ini adalah memastikan bahwa seluruh luaran Penelitian dan PKM dosen wajib berjalan selaras dengan roadmap program studi maupun visi besar universitas. Keselarasan ini ditujukan untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada pilar Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan (SDG 3) serta Pendidikan Bermutu (SDG 4). Lebih dari sekadar publikasi, hasil penelitian para dosen kedokteran ini juga ditargetkan untuk diintegrasikan secara langsung ke dalam kurikulum guna memperkuat kualitas pembelajaran dan pemahaman mahasiswa di ruang kelas. Kaprodi S1 Kedokteran sekaligus penanggung jawab kegiatan, dr. Micko Martha Thamrin, M.Biomed, dalam sambutannya menegaskan pentingnya arah riset yang terstruktur bagi institusi pendidikan medis. “Penelitian yang dilakukan oleh dosen tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus patuh dan terarah sesuai dengan roadmap prodi dan universitas. Kami mengarahkan agar riset ini memiliki keterkaitan kuat dengan pencapaian SDGs. Dan yang paling esensial, hasil akhir dari penelitian dan pengabdian tersebut harus dikembalikan ke ruang kelas, digunakan secara aktif untuk memperkuat dan memutakhirkan materi pembelajaran bagi mahasiswa kedokteran kita,” tegas dr. Micko Martha Thamrin. Acara ini ditutup dengan sesi penajaman hasil dan kesepakatan tindak lanjut, di mana para peserta berkomitmen untuk segera merealisasikan peta jalan riset yang terintegrasi secara langsung dengan proses pendidikan medis di UM Metro.

PERERAT SILATURAHMI MENUJU BULAN SUCI, UM METRO GELAR “REFRESHING” KELUARGA BESAR DOSEN DAN KARYAWAN
13 Feb
PERERAT SILATURAHMI MENUJU BULAN SUCI, UM METRO GELAR “REFRESHING” KELUARGA BESAR DOSEN DAN KARYAWAN

Metro, 13 Februari 2026. Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Universitas Muhammadiyah Metro menggelar kegiatan Refreshing bersama seluruh dosen dan karyawan. Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini didesain sebagai momentum penyegaran sekaligus penguatan soliditas internal universitas. Acara yang dipusatkan di Kampus 3 yang diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari Kampus 1 hingga Kampus 3. Suasana kekeluargaan sangat terasa saat para pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan membaur dalam rangkaian kegiatan yang santai namun bermakna. Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bagian dari tradisi positif kampus dalam menyambut bulan mulia. Beliau menekankan bahwa kesiapan spiritual harus didukung oleh keharmonisan hubungan antarmanusia. "Kegiatan ini merupakan agenda 'Songsong Ramadhan' yang sengaja kita kemas untuk mempererat tali silaturahmi kekeluargaan seluruh dosen dan karyawan. Kita ingin menyatukan semangat, baik mereka yang bertugas di Kampus 1 maupun yang ada di Kampus 3, agar tidak ada sekat komunikasi," ujar Dr. Nyoto. Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa aspek kesehatan menjadi perhatian utama dalam menyambut bulan puasa. Dengan tubuh yang bugar dan hati yang gembira, ibadah di bulan Ramadhan diharapkan dapat berjalan lebih optimal. "Tujuan utama kita adalah meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani. Secara jasmani kita bergerak bersama dalam kegembiraan, dan secara rohani kita saling bermaafan serta memperkuat ukhuwah. Dengan jiwa dan raga yang sehat, kita semua siap memasuki bulan Ramadhan dengan performa terbaik, baik dalam beribadah maupun dalam memberikan pelayanan akademik," tambahnya. Acara refreshing ini diisi dengan berbagai kegiatan menarik, mulai dari senam, game kelompok, dan makan bersama. Keceriaan tampak di wajah para peserta, menandakan kesiapan mental yang positif dalam menyambut bulan penuh berkah. Melalui kegiatan ini, UM Metro berharap semangat kebersamaan yang telah terpupuk dapat terus terjaga, sehingga visi Universitas sebagai kampus yang unggul, profetik, profesional, modern dan mencerahkan nilai-nilai Islam dapat terus diwujudkan secara kolektif.  

UM Metro Press Siapkan Peta Jalan Menuju Marketplace: Meningkatkan Aksesibilitas dan Distribusi Publikasi Ilmiah
29 Jan
UM Metro Press Siapkan Peta Jalan Menuju Marketplace: Meningkatkan Aksesibilitas dan Distribusi Publikasi Ilmiah

UM Metro Press, sebagai lembaga penerbitan resmi Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro), tengah menyiapkan peta jalan strategis untuk mewujudkan aksesibilitas yang lebih luas dan distribusi publikasi ilmiah yang lebih efektif dengan menuju marketplace digital. Peta jalan ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital UM Metro Press, meningkatkan visibilitas publikasi ilmiah, serta memperluas jangkauan pembaca di tingkat nasional dan internasional. Strategi UM Metro Press: Akses Lebih Mudah dan Efisien Peta jalan yang disusun oleh UM Metro Press bertujuan untuk menciptakan ekosistem yang memungkinkan buku terbitan UM Metro Press dapat diakses oleh masyarakat luas melalui platform marketplace berbasis digital. Dengan adanya marketplace ini, UM Metro Press tidak hanya ingin mempermudah akses pembaca, tetapi juga menyediakan platform bagi penulis dan akademisi untuk memasarkan karya ilmiah mereka dengan lebih praktis dan modern. Transformasi Digital untuk Publikasi Ilmiah UM Metro Press berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UM Metro, dengan memanfaatkan teknologi digital dan pemasaran melalui marketplace. Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi penerbitan buku dan jurnal ilmiah agar dapat memenuhi tuntutan era digital yang mengutamakan akses cepat, mudah, dan luas. Langkah Strategis Menuju Marketplace Dalam tahap pertama, UM Metro Press akan melakukan digitalisasi katalog koleksi buku yang sudah diterbitkan, serta mempersiapkan platform yang mendukung transaksi e-commerce secara efisien. Marketplace yang dibangun akan menyediakan berbagai produk ilmiah dari UM Metro yang dapat diakses oleh kalangan akademik maupun masyarakat umum yang dapat dipesan secara online. Harapan untuk Masa Depan Dengan adanya peta jalan ini, diharapkan UM Metro Press dapat menjadi salah satu lembaga penerbitan yang terdepan dalam pemanfaatan teknologi digital di dunia pendidikan. Proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan visibilitas UM Metro, tetapi juga mendorong kolaborasi antar penulis, akademisi, dan masyarakat dalam memperkaya dunia literasi ilmiah. Ke depan, UM Metro Press berharap dapat menjadi pionir dalam distribusi publikasi ilmiah berbasis marketplace, yang akan memberikan dampak positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan meningkatkan kontribusi UM Metro di dunia akademik global. Tim Redaksi LPPM UM Metro

Papan Informasi

Template Penelitian Dasar dan Terapan 2026-2027
25 Jul 2026
Template Penelitian Dasar dan Terapan 2026-2027

TEMPLATE PENELITIAN DASAR DAN TERAPAN

Baca selengkapnya
Buku Panduan Hibah OPR Tahun 2026-2027
25 Jul 2026
Buku Panduan Hibah OPR Tahun 2026-2027

BUKU PANDUAN SOSIALISASI OPR TAHUN 2026-2027 MATERI SOSIALISASI LINK YOUTUBE SESION 1 SESION 2

Baca selengkapnya
Template OPR Skema PKM dan PKM Internasional 2025-2026
23 Jul 2025
Template OPR Skema PKM dan PKM Internasional 2025-2026

Klik selengkapnya untuk mengunduh atau melihat dokumen pengumuman ini.

Baca selengkapnya
Buku Panduan OPR 2025-2026 LPPM UM Metro
22 Jul 2025
Buku Panduan OPR 2025-2026 LPPM UM Metro

LINK YOUTUBE   PPT OPR 2025-2025   PPT OPR Skema PKM 2025   PPT OPR Skema Penelitian 2025

Baca selengkapnya

Berita Terkini

Enam Dosen UM Metro Dipercaya Menjadi Reviewer RisetMu Batch X, Perkuat Kontribusi dalam Ekosistem Riset Muhammadiyah
27 Oct 2026
Enam Dosen UM Metro Dipercaya Menjadi Reviewer RisetMu Batch X, Perkuat Kontribusi dalam Ekosistem Riset Muhammadiyah

METRO – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali menunjukkan kontribusinya dalam penguatan ekosistem penelitian di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA). Enam dosen UM Metro terpilih sebagai reviewer RisetMu Batch X, program penelitian yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Keenam dosen tersebut adalah Agus Sutanto, Agus Wibowo, Dedi Turmudi, Dwi Rahmawati, Muhfahroyin, dan Nego Linuhung. Keterlibatan mereka sebagai reviewer menjadi bagian dari kontribusi sumber daya akademik UM Metro dalam mendukung proses penilaian sekaligus peningkatan mutu penelitian di lingkungan Muhammadiyah. Bagi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Metro, keterlibatan enam dosen tersebut tidak hanya menjadi capaian individual, tetapi juga mencerminkan semakin berkembangnya kapasitas sumber daya manusia UM Metro dalam bidang penelitian. Kepercayaan untuk menjalankan peran sebagai reviewer menjadi bentuk rekognisi terhadap kompetensi akademik dosen sekaligus membuka ruang kontribusi yang lebih luas bagi pengembangan mutu penelitian di lingkungan PTMA. Reviewer memiliki peran strategis dalam ekosistem penelitian karena terlibat dalam proses evaluasi proposal berdasarkan kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara. Melalui proses penilaian yang objektif, profesional, dan bertanggung jawab, reviewer turut memastikan bahwa penelitian yang memperoleh dukungan memiliki kualitas akademik serta potensi luaran dan manfaat yang jelas. Sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan tugas tersebut, Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Reviewer RisetMu Batch X pada Selasa, 20 Oktober 2026. Berdasarkan surat undangan Nomor 2233/I.3/B/2026, kegiatan dilaksanakan secara daring melalui telekonferensi video dalam dua pilihan sesi, yaitu pukul 13.00–14.30 WIB dan 19.30–21.00 WIB, dengan materi inti yang sama. Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, menyampaikan bahwa keterlibatan dosen UM Metro sebagai reviewer RisetMu merupakan bagian dari upaya memperluas kontribusi akademisi UM Metro di luar lingkungan institusi. “Keterlibatan dosen sebagai reviewer merupakan bentuk kontribusi keilmuan yang penting. Dosen tidak hanya dituntut mampu menghasilkan penelitian, tetapi juga memiliki kapasitas untuk memberikan penilaian akademik terhadap penelitian yang dikembangkan oleh peneliti lain. Ini menjadi bagian dari penguatan budaya mutu penelitian,” jelasnya. Menurutnya, pengalaman dosen dalam berbagai aktivitas penelitian, termasuk menjadi reviewer, dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ekosistem riset di UM Metro. Pengalaman tersebut dapat memperkaya perspektif dosen dalam memahami standar kualitas proposal, kebaruan penelitian, metodologi, luaran, serta potensi kebermanfaatan hasil riset. LPPM UM Metro terus mendorong agar pengalaman dan rekognisi akademik dosen tidak berhenti sebagai capaian individual, tetapi dapat menjadi bagian dari penguatan budaya penelitian yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Keterlibatan sebagai reviewer diharapkan dapat memberikan pengalaman akademik yang kemudian ditransformasikan ke dalam kegiatan pembinaan peneliti serta peningkatan kualitas proposal penelitian di lingkungan UM Metro. Program RisetMu menjadi salah satu ruang penting dalam pengembangan budaya penelitian di lingkungan Muhammadiyah. Keterlibatan dosen UM Metro di dalamnya sekaligus memperluas jejaring akademik dengan para peneliti dan perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di berbagai wilayah. Dari perspektif kelembagaan, capaian tersebut sejalan dengan upaya UM Metro membangun perguruan tinggi yang unggul, profetik-profesional, dan memiliki keunggulan diferensiatif. Keunggulan diwujudkan melalui peningkatan kompetensi dan rekognisi akademik dosen. Profesionalisme tercermin dalam kontribusi dosen terhadap proses penjaminan mutu penelitian, sedangkan diferensiasi diperkuat melalui keterlibatan aktif UM Metro dalam ekosistem riset Muhammadiyah pada tingkat yang lebih luas. Keterlibatan enam dosen sebagai reviewer RisetMu juga berkontribusi terhadap SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan kapasitas akademik dan budaya ilmiah, serta SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan jejaring dan kolaborasi akademik antarlembaga di lingkungan PTMA. LPPM UM Metro berharap keterlibatan dosen sebagai reviewer RisetMu dapat terus berkembang dan diikuti oleh semakin banyak dosen lainnya. Dengan demikian, kapasitas dan kompetensi akademik dosen tidak hanya memberikan manfaat bagi pengembangan karier individual, tetapi juga memperkuat reputasi dan kontribusi UM Metro dalam ekosistem penelitian Muhammadiyah dan penelitian nasional. Tim Redaksi LPPM UM Metro

Admin 230 Views
LPPM UM Metro dan Tim Peneliti Tandatangani Kontrak Riset Analisis Kelayakan Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Lampung Timur
23 Oct 2026
LPPM UM Metro dan Tim Peneliti Tandatangani Kontrak Riset Analisis Kelayakan Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Lampung Timur

Metro – 23 Oktober 2026. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali memperkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah melalui penelitian kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kontrak penelitian Tahun 2026 dengan fokus kajian “Analisis Kelayakan Penganggaran Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.” Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, bersama Ketua Tim Peneliti, Samsul Arifin. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan penelitian yang diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik sekaligus rekomendasi yang relevan bagi penguatan kebijakan penganggaran Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini diarahkan untuk melakukan analisis terhadap kelayakan penganggaran penyertaan modal pemerintah daerah. Kajian diharapkan dapat memberikan gambaran berbasis data mengenai aspek kelayakan, pertimbangan kebijakan, serta berbagai faktor yang perlu diperhatikan dalam proses penyertaan modal pemerintah daerah. Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, menyampaikan bahwa penelitian kerja sama dengan pemerintah daerah merupakan salah satu bentuk nyata peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi berbasis keilmuan terhadap penyelesaian persoalan pembangunan. Menurutnya, LPPM UM Metro terus mendorong pengembangan penelitian yang tidak hanya berorientasi pada luaran akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat dan rekomendasi yang dapat digunakan oleh mitra dalam mengambil kebijakan. “Penelitian kerja sama harus mampu menjawab kebutuhan nyata mitra. Karena itu, kajian ini diharapkan menghasilkan analisis yang objektif dan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mendukung pengambilan kebijakan penganggaran di Pemerintah Kabupaten Lampung Timur,” ungkap Satrio. Sementara itu, Samsul Arifin selaku Ketua Tim Peneliti akan memimpin pelaksanaan kajian bersama tim penelitian. Penelitian akan diarahkan pada analisis secara komprehensif terhadap aspek-aspek yang berkaitan dengan kelayakan penganggaran penyertaan modal pemerintah daerah. Kerja sama penelitian ini menjadi bagian dari upaya LPPM UM Metro untuk memperluas kemitraan strategis dengan pemerintah daerah. Melalui kolaborasi tersebut, kompetensi akademik dosen dapat dipertemukan dengan kebutuhan konkret pemerintah daerah sehingga menghasilkan penelitian yang lebih kontekstual dan aplikatif. Riset Berbasis Kebijakan untuk Pembangunan Daerah Penelitian mengenai kelayakan penyertaan modal memiliki posisi strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan daerah yang efektif dan akuntabel. Hasil kajian diharapkan dapat memberikan perspektif akademik yang objektif sebagai salah satu bahan dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan. Bagi UM Metro, penelitian ini juga menjadi bagian dari implementasi visi universitas yang unggul, profetik-profesional, dan memiliki keunggulan diferensiatif. Keunggulan diwujudkan melalui pengembangan penelitian yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan pembangunan. Nilai profetik-profesional tercermin melalui komitmen terhadap integritas, objektivitas, tanggung jawab, dan kemanfaatan publik. Sementara itu, diferensiasi diwujudkan melalui kemampuan UM Metro menghadirkan kepakaran akademik untuk menjawab kebutuhan spesifik pemerintah daerah. Dari perspektif pembangunan berkelanjutan, penelitian ini memiliki keterkaitan dengan SDG 16 – Peace, Justice and Strong Institutions, khususnya dalam mendukung penguatan tata kelola kelembagaan dan pengambilan kebijakan publik yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Kolaborasi antara UM Metro dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur juga mendukung SDG 17 – Partnerships for the Goals melalui penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Penandatanganan kontrak penelitian ini diharapkan menjadi awal pelaksanaan riset yang menghasilkan rekomendasi berbasis bukti dan dapat memberikan manfaat bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. LPPM UM Metro akan terus mendorong pengembangan penelitian kerja sama sebagai bagian dari strategi memperluas dampak riset dan memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah. Melalui sinergi antara LPPM UM Metro dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, penelitian diharapkan mampu menjembatani pengetahuan akademik dengan kebutuhan kebijakan sehingga menghasilkan rekomendasi yang mendukung tata kelola penganggaran daerah secara lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan. Tim Redaksi LPPM UM Metro

Admin 174 Views
LPPM UM Metro dan Tim Peneliti Tandatangani Kontrak Kerja Sama Penyusunan Naskah Akademik dan Rancangan Peraturan Bupati Lampung Timur
23 Oct 2026
LPPM UM Metro dan Tim Peneliti Tandatangani Kontrak Kerja Sama Penyusunan Naskah Akademik dan Rancangan Peraturan Bupati Lampung Timur

Metro/Lampung Timur - 23 Oktober 2026. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah melalui kerja sama penelitian dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kontrak penelitian untuk kegiatan Penyusunan Naskah Akademik dan Rancangan Peraturan Bupati tentang Analisis Standar Belanja Kabupaten Lampung Timur.  Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Ketua LPPM Universitas Muhammadiyah Metro, Satrio Budi Wibowo,bersama Samsul Arifin, selaku Ketua Tim Peneliti. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UM Metro dalam mengembangkan penelitian yang tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga memberikan kontribusi langsung terhadap kebutuhan tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah. Penelitian mengenai Analisis Standar Belanja Kabupaten Lampung Timur diarahkan untuk mendukung penyusunan naskah akademik dan rancangan peraturan bupati yang dapat menjadi landasan dalam penguatan tata kelola penganggaran daerah. Melalui kajian akademik yang sistematis, penelitian diharapkan dapat memberikan dasar yang lebih kuat dalam penyusunan kebijakan yang efektif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan daerah. Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, menegaskan bahwa kerja sama penelitian dengan pemerintah daerah merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menyelesaikan persoalan pembangunan melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan. Menurutnya, LPPM terus mendorong agar penelitian dosen UM Metro memiliki orientasi pada dampak dan kebermanfaatan, sehingga hasil penelitian dapat dimanfaatkan oleh pemerintah, masyarakat, maupun pemangku kepentingan lainnya. "Penelitian harus mampu menjawab kebutuhan nyata. Kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur ini menjadi salah satu bentuk bagaimana kompetensi akademik dapat diterjemahkan menjadi rekomendasi dan produk kebijakan yang bermanfaat bagi daerah," ungkapnya. Sementara itu, Samsul Arifin, selaku Ketua Tim Peneliti, mendapat amanah untuk memimpin pelaksanaan penelitian yang berfokus pada penyusunan naskah akademik dan rancangan peraturan bupati tersebut. Tim peneliti akan melakukan kajian secara komprehensif sebagai dasar dalam menghasilkan dokumen yang dapat mendukung kebutuhan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Kerja sama ini sekaligus menunjukkan posisi strategis LPPM UM Metro sebagai penghubung antara kepakaran akademik dan kebutuhan pembangunan daerah. Melalui penelitian kerja sama, perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi berbasis bukti (evidence-based) dalam proses perumusan kebijakan publik. Kegiatan tersebut juga sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Metro sebagai perguruan tinggi yang unggul, profetik-profesional, dan memiliki keunggulan diferensiatif. Nilai keunggulan diwujudkan melalui penelitian yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan pembangunan. Prinsip profetik-profesional tercermin melalui pelaksanaan penelitian yang menjunjung integritas, tanggung jawab, dan kebermanfaatan publik. Sementara itu, diferensiasi diwujudkan melalui kemampuan UM Metro menghadirkan kepakaran dan solusi akademik untuk menjawab persoalan spesifik di daerah. Dari perspektif pembangunan berkelanjutan, penelitian ini juga memiliki keterkaitan dengan SDG 16 - Peace, Justice and Strong Institutions, khususnya dalam mendukung penguatan kelembagaan, tata kelola pemerintahan, transparansi, serta kebijakan publik yang efektif. Selain itu, kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah memperkuat SDG 17 - Partnerships for the Goals melalui kemitraan strategis dalam menghasilkan solusi berbasis pengetahuan. Penandatanganan kontrak ini diharapkan menjadi awal dari pelaksanaan penelitian yang berkualitas dan menghasilkan dokumen akademik yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. LPPM UM Metro akan terus mendorong pengembangan penelitian kerja sama dengan berbagai pemerintah daerah dan mitra strategis sebagai bagian dari upaya memperluas dampak riset serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi bagi pembangunan daerah. Melalui kolaborasi antara UM Metro dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, penelitian diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen akademik, tetapi mampu menjadi bagian dari proses penguatan kebijakan dan tata kelola pembangunan daerah yang lebih efektif, akuntabel, dan berkelanjutan. Tim Redaksi LPPM UM Metro  

Admin 89 Views
Kolaborasi Lintas Negara: LPPM UM Metro dan Kolej Komuniti Segamat Malaysia Resmi Tandatangani Kesepakatan Secara Daring
14 Oct 2026
Kolaborasi Lintas Negara: LPPM UM Metro dan Kolej Komuniti Segamat Malaysia Resmi Tandatangani Kesepakatan Secara Daring

METRO - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah (UM) Metro melaksanakan penandatanganan kesepakatan kerja sama atau Letter of Intent (LoI) secara daring lintas negara (live cross-border) dengan Kolej Komuniti Segamat, Malaysia, pada 13 Oktober 2026. Kegiatan yang diselenggarakan pada pukul 14.00 waktu Malaysia ini bertujuan untuk membangun kerangka kerja sama dalam mendorong kolaborasi strategis antara kedua institusi perguruan tinggi. Penandatanganan dokumen secara digital tersebut dilakukan langsung oleh Pengarah Kolej Komuniti Segamat, Zahid Bin Daim, bersama Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, Kesepakatan ini menjadi landasan resmi bagi berbagai inisiatif pengembangan akademik, riset, dan pengabdian masyarakat di masa mendatang. Ruang lingkup kolaborasi yang disepakati mencakup riset bersama, inovasi, dan komersialisasi. Salah satu fokus proyek penelitian yang akan diimplementasikan adalah analisis pemanfaatan zeolit alam teraktivasi sebagai katalisator dalam proses pirolisis untuk mengubah limbah kulit kopi menjadi bahan bakar alternatif. Selain itu, kedua belah pihak juga akan melaksanakan pertukaran pengetahuan, keahlian, staf akademik, mahasiswa, hingga penyelenggaraan publikasi bersama, seminar, dan program pengembangan kapasitas sumber daya manusia.   Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, menyampaikan optimismenya terkait kesepakatan internasional ini. "Penandatanganan dengan Kolej Komuniti Segamat ini merupakan langkah strategis UM Metro dalam memperluas jejaring akademik di kancah global. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat mengoptimalkan pertukaran keahlian dan memfasilitasi riset-riset inovatif—seperti pengembangan energi alternatif dari limbah kopi-yang tidak hanya bernilai akademis, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat luas," ungkap Satrio. Lebih lanjut, implementasi dari setiap proyek kerja sama ini akan dirancang dan didiskusikan bersama dengan menyesuaikan ketersediaan sumber daya di masing-masing institusi. Melalui langkah inovatif ini, UM Metro semakin mengukuhkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan relevansi riset pada tingkat internasional. Tim Redaksi  LPPM UM Metro  

Admin 86 Views
LPPM UM Lampung Kunjungi LPPM UM Metro, Bahas Penguatan Riset, SINTA, Pengabdian, dan Kolaborasi KKN
08 Oct 2026
LPPM UM Lampung Kunjungi LPPM UM Metro, Bahas Penguatan Riset, SINTA, Pengabdian, dan Kolaborasi KKN

Metro, 08/10/2026 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Lampung (UM Lampung) melakukan kunjungan kerja ke LPPM Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) sebagai bagian dari upaya memperkuat silaturahmi sekaligus membuka peluang kolaborasi antarlembaga dalam bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengelolaan data SINTA, dan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kunjungan tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan Catur Darma Perguruan Tinggi, khususnya bagaimana perguruan tinggi membangun ekosistem penelitian dan pengabdian yang produktif, terukur, serta mampu memberikan dampak bagi masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, LPPM UM Lampung berdiskusi dengan LPPM UM Metro mengenai pengelolaan dan perkembangan penelitian di lingkungan UM Metro, termasuk arah pengembangan riset, pengelolaan luaran penelitian, peningkatan produktivitas dosen, serta strategi mendorong dosen agar semakin aktif menghasilkan penelitian dan mengakses berbagai skema pendanaan eksternal. Pembahasan juga diarahkan pada SINTA Afiliasi UM Metro, khususnya strategi pengelolaan dan peningkatan kinerja afiliasi melalui pemutakhiran data penelitian, publikasi, sitasi, serta rekam jejak kinerja dosen. Pengalaman UM Metro dalam melakukan pendataan dan inputing data ke SINTA menjadi salah satu bagian penting yang dibahas sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan data penelitian di tingkat institusi. Selain penelitian dan SINTA, kedua LPPM juga membahas pengelolaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Diskusi mencakup pengembangan program pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat, peningkatan kualitas proposal, pengelolaan luaran, hingga peluang pengembangan program pengabdian secara kolaboratif antarkampus Muhammadiyah. Salah satu agenda yang turut menjadi perhatian adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN dipandang sebagai ruang strategis untuk mempertemukan kekuatan akademik perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat secara langsung. Melalui kolaborasi, program KKN diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan rutin mahasiswa, tetapi mampu dikembangkan menjadi program pemberdayaan masyarakat yang memiliki keberlanjutan dan dampak yang lebih luas. Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, menyambut baik kunjungan LPPM UM Lampung tersebut. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga penelitian dan pengabdian di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah menjadi penting untuk memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus memperluas jejaring akademik. "Kita tidak hanya berbagi pengalaman, tetapi juga membuka ruang untuk bekerja bersama. Potensi kolaborasi dapat dikembangkan dalam penelitian, pengabdian, pengelolaan SINTA, hingga KKN. Dengan bersinergi, kekuatan masing-masing perguruan tinggi dapat saling melengkapi," ungkapnya. Kunjungan ini sekaligus memperkuat semangat SDG 17 – Partnerships for the Goals, melalui pembangunan kemitraan antarlembaga pendidikan tinggi untuk menghasilkan program penelitian dan pengabdian yang lebih kuat dan berdampak. Kolaborasi riset juga dapat mendukung SDG 4 – Quality Education dan SDG 9 – Industry, Innovation and Infrastructure melalui penguatan budaya akademik, inovasi, dan pemanfaatan hasil penelitian. Bagi UM Metro, penguatan jejaring dengan sesama perguruan tinggi Muhammadiyah juga sejalan dengan visi universitas yang unggul, profetik-profesional, dan memiliki keunggulan diferensiatif. Kolaborasi menjadi bagian dari upaya menghadirkan ekosistem akademik yang terbuka, produktif, dan mampu menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Pertemuan antara LPPM UM Lampung dan LPPM UM Metro diharapkan menjadi langkah awal untuk menindaklanjuti berbagai peluang kerja sama secara lebih konkret, baik melalui penelitian bersama, pengabdian kolaboratif, pendampingan pengelolaan SINTA, pertukaran praktik baik, maupun pelaksanaan KKN bersama. Dengan semangat collaboration for impact, kedua perguruan tinggi Muhammadiyah tersebut berkomitmen membangun sinergi yang tidak berhenti pada kunjungan kelembagaan, tetapi berkembang menjadi kerja sama nyata yang memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, institusi, dan masyarakat. Tim Redaksi LPPM UM Metro

Admin 112 Views
LPPM UM Metro Gelar Penyamaan Persepsi Reviewer OPR Tahun 2026, Perkuat Transparansi dan Digitalisasi Evaluasi
06 Oct 2026
LPPM UM Metro Gelar Penyamaan Persepsi Reviewer OPR Tahun 2026, Perkuat Transparansi dan Digitalisasi Evaluasi

Metro - 06/10/2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) menyelenggarakan Penyamaan Persepsi Reviewer Operasional Riset (OPR) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan proses penilaian proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berlangsung objektif, transparan, dan sesuai dengan kebijakan universitas. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan pemahaman para reviewer mengenai kebijakan, mekanisme, instrumen, serta teknis penilaian proposal OPR Tahun 2026. Penyamaan persepsi diharapkan dapat menghasilkan proses evaluasi yang lebih seragam, terukur, dan akuntabel. Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan OPR merupakan bagian dari kebijakan universitas dalam memperkuat budaya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan UM Metro. Kebijakan tersebut merupakan turunan dari arahan dan kebijakan Rektor serta Wakil Rektor I UM Metro, yang selanjutnya diimplementasikan oleh LPPM melalui berbagai program peningkatan kapasitas dan produktivitas dosen. Menurutnya, reviewer memiliki posisi strategis dalam memastikan proposal yang memperoleh dukungan OPR memenuhi standar akademik dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut. "Penyamaan persepsi ini penting agar seluruh reviewer memiliki pemahaman yang sama dalam memberikan penilaian. Kita ingin proses OPR berjalan secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga proposal yang terpilih benar-benar memiliki kualitas dan potensi untuk dikembangkan," jelasnya. Pada sesi teknis, Kepala Pusat Penelitian (Ka. Puslit) UM Metro, Andiana Rosid, menjelaskan mekanisme pengisian dan penilaian instrumen reviewer melalui Sistem Informasi Manajemen Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SIMPPM) UM Metro. Digitalisasi proses penilaian melalui SIMPPM dirancang untuk memudahkan reviewer dalam mengakses instrumen, memberikan skor, menyampaikan catatan evaluasi, serta mendokumentasikan hasil penilaian secara lebih sistematis. Dengan sistem tersebut, proses evaluasi diharapkan menjadi lebih cepat, efisien, terdokumentasi, dan mudah ditelusuri. Andiana juga memberikan penjelasan mengenai alur pengisian instrumen serta aspek-aspek yang perlu menjadi perhatian reviewer dalam melakukan penilaian proposal penelitian. Sementara itu, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (Ka. PkM) UM Metro, Eri Prawati, memberikan penjelasan teknis terkait mekanisme penilaian proposal pengabdian kepada masyarakat. Penyampaian materi diarahkan untuk menyamakan pemahaman reviewer mengenai instrumen, indikator, serta tata cara pemberian penilaian pada proposal PkM melalui SIMPPM. Melalui integrasi sistem digital tersebut, LPPM UM Metro berupaya membangun proses evaluasi yang tidak hanya lebih praktis bagi reviewer, tetapi juga mendukung prinsip akuntabilitas, transparansi, dan efisiensi dalam pengelolaan hibah internal universitas. Pelaksanaan penyamaan persepsi reviewer OPR Tahun 2026 sekaligus menjadi bagian dari penguatan tata kelola penelitian dan pengabdian UM Metro. OPR tidak hanya diposisikan sebagai skema pendanaan internal, tetapi juga sebagai instrumen pembinaan dosen untuk meningkatkan kualitas proposal dan mempersiapkan mereka mengikuti kompetisi pendanaan penelitian dan pengabdian pada tingkat eksternal. Kegiatan ini sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Metro untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul, profetik-profesional, dan memiliki keunggulan diferensiatif. Profesionalisme diwujudkan melalui proses evaluasi yang terukur dan berbasis sistem, nilai profetik melalui integritas dan amanah dalam proses penilaian, sedangkan diferensiasi diwujudkan melalui tata kelola riset dan pengabdian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Dengan adanya penyamaan persepsi dan penguatan sistem penilaian berbasis digital, LPPM UM Metro berharap pelaksanaan OPR Tahun 2026 dapat berjalan semakin efektif, objektif, dan berkualitas. Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen UM Metro dalam membangun ekosistem penelitian dan pengabdian yang berkelanjutan serta berorientasi pada peningkatan kualitas dan dampak bagi masyarakat. Tim Redaksi LPPM UM Metro

Admin 190 Views

Jurnal Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Metro

Kumpulan publikasi ilmiah dan jurnal penelitian akademik.