Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116
CONTACT
(0725) 42454
SDGs
Sholat Metro
Memuat...
PENMARU
Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Metro
Berita Terbaru

Mahasiswa KKN Kelompok 32 UM Metro Bangun Incinerator Rocket Stove, Wujudkan Pengelolaan Sampah Minim Asap Berbasis SDGs di Tiyuh Pulung Kencana

Mahasiswa KKN Kelompok 32 UM Metro Bangun Incinerator Rocket Stove, Wujudkan Pengelolaan Sampah Minim Asap Berbasis SDGs di Tiyuh Pulung Kencana

Author
Redaksi
20 Agustus 2026
Tanggal Rilis
Berita Terbaru
Kategori

Tiyuh Pulung Kencana, 5 Agustus 2026 Tiyuh Pulung Kencana - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 32 Universitas Muhammadiyah Metro menghadirkan solusi kreatif untuk mengatasi masalah sampah di lingkungan masyarakat. Melalui program kerja bertajuk “Pemanfaatan Incinerator Rocket Stove sebagai Solusi Pembakaran Sampah Minim Asap”, sepuluh mahasiswa KKN tersebut membangun sebuah alat pembakar sampah yang secara khusus dirancang untuk mengurangi polusi asap hasil dari pembakaran sampah rumah tangga.

Inovasi teknologi tepat guna ini secara langsung mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini berkontribusi pada Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dengan meminimalisir paparan asap beracun bagi warga, Tujuan 11 (Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan) melalui sistem pengelolaan limbah tingkat desa yang aman, serta Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mengelola sampah secara efisien.

Kegiatan pembangunan alat ini dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026, bertempat di Kantor Balai Tiyuh Pulung Kencana. Program ini berjalan lancar berkat dukungan penuh dari Kepalo Tiyuh, RK, RT, serta masyarakat sekitar yang turut hadir menyaksikan proses perakitannya.

 

Dalam pembuatannya, mahasiswa KKN menyusun sejumlah bahan bangunan seperti bata hebel, semen hebel, semen biasa, batu, besi, dan pasir menjadi sebuah tungku pembakaran. Secara sederhana, alat ini bekerja dengan cara memasukkan kayu atau ranting ke dalam ruang pembakaran. Udara yang masuk akan membantu api menyala lebih optimal, sehingga panas dan gas hasil pembakaran bergerak ke atas. Panas yang terkumpul dapat dimanfaatkan, sementara gas sisa keluar melalui jalur khusus dengan produksi asap yang jauh lebih sedikit dibandingkan metode pembakaran konvensional.

Ketua Kelompok KKN 32 menyampaikan bahwa program ini digagas sebagai alternatif pengelolaan sampah yang lebih efektif. “Harapannya, masyarakat dapat mengurangi dampak asap pembakaran sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ujarnya.

Inovasi ini juga mendapat sambutan hangat dari tokoh masyarakat setempat yang menilainya sebagai solusi cerdas. Beliau berharap inovasi ini tidak berhenti di masa KKN saja, melainkan dipelajari dan diterapkan sebagai percontohan nyata di depan rumah atau di setiap lingkungan RT, agar Tiyuh Pulung Kencana semakin bersih, sehat, dan mandiri dalam pengelolaan sampahnya.

Menanggapi keberhasilan program kerja ini, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Metro turut memberikan komentarnya. "Kami dari pihak LPPM sangat mengapresiasi inovasi Incinerator Rocket Stove yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN Kelompok 32. Ini adalah bentuk nyata pengejawantahan Catur Darma PTMA, di mana mahasiswa mampu menganalisis masalah di desa dan hadir membawa solusi teknologi tepat guna yang sejalan dengan nilai-nilai kemuhammadiyahan. Program ini juga sangat relevan dengan visi universitas dalam mendukung indikator pencapaian SDGs di tengah masyarakat. Kami berharap alat ini bisa dirawat dengan baik dan ilmunya dapat direplikasi oleh warga Tiyuh Pulung Kencana secara berkelanjutan."

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Kelompok 32 Universitas Muhammadiyah Metro berharap inovasi rocket stove dapat terus dimanfaatkan secara berkelanjutan demi terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat.