Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116
CONTACT
(0725) 42454
SDGs
Sholat Metro
Memuat...
PENMARU
Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Metro
Kabar Terbaru

Berita Terbaru

Peresmian Loket Pelayanan Mahasiswa: PPIKI Hadirkan Layanan Publikasi Ilmiah dan KKN yang Lebih Efisien
07
Agustus 2025
Peresmian Loket Pelayanan Mahasiswa: PPIKI Hadirkan Layanan Publikasi Ilmiah dan KKN yang Lebih Efisien
Agustus 2025

Metro, 6 Agustus 2025 – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melakukan langkah maju dalam meningkatkan layanan administrasi dan akademik dengan meresmikan Loket Pelayanan Mahasiswa yang khusus melayani Publikasi Ilmiah dan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kegiatan peresmian tersebut dilaksanakan pada tanggal 6 Agustus 2025, dan dihadiri oleh berbagai jajaran pimpinan universitas. Peresmian dilakukan oleh Wakil Rektor I UM Metro, Dr. Rahmad Bustanul Anwar, M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pelayanan yang lebih mudah diakses oleh mahasiswa dalam mendukung kegiatan ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat. Dr. Rahmad juga menekankan bahwa keberadaan loket ini akan sangat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan administrasi terkait publikasi karya ilmiah mereka serta kegiatan KKN yang merupakan bagian penting dari pembelajaran di UM Metro. “Dengan adanya Loket Pelayanan ini, kami berharap mahasiswa dapat lebih mudah dan cepat dalam mengakses layanan terkait publikasi ilmiah dan KKN. Ini juga bagian dari upaya UM Metro untuk memberikan layanan terbaik bagi mahasiswanya,” ujar Dr. Rahmad Bustanul Anwar. Selain itu, Unit Publikasi Karya Ilmiah atau disingkat (UPI) kini resmi berubah nama menjadi Pusat Publikasi Ilmiah dan Kekayaan Intelektual (PPIKI), sebuah langkah penting dalam memperkuat peran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di UM Metro.  

Pelepasan Mahasiswa KKNMas UM Metro ke Kabupaten Siak, Riau: Komitmen dalam Pengabdian kepada Masyarakat
28
Juli 2025
Pelepasan Mahasiswa KKNMas UM Metro ke Kabupaten Siak, Riau: Komitmen dalam Pengabdian kepada Masyarakat
Juli 2025

Metro, 28 Juli 2025 – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyah (KKNMas). Pada hari Senin, 28 Juli 2025, dilaksanakan kegiatan Pelepasan Mahasiswa KKNMas yang akan melaksanakan pengabdian di Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Kegiatan pelepasan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain Rektor yang diwakili oleh Wakil Rektor II UM Metro, Dr. Nedi Hendri., Ketua LPPM UM Metro, Dr. Satrio Wibowo, M.A., serta Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Eri Prawati, M.T.. Juga hadir dalam acara ini jajaran Dekan dari berbagai Fakultas, yaitu Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Dekan Fakultas Teknik (FT), Dekan Fakultas Agama Islam (FAI), dan Dekan Fakultas Hukum (FH). Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Rektor UM Metro ini dimulai dengan sambutan oleh Rektor UM Metro, yang menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah siap untuk mengabdikan diri dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di Kabupaten Siak. Dalam sambutannya, yang diwakili oleh Wakil Rektor II Dr. Nedi Hendri juga menekankan pentingnya kerjasama antara dunia akademik dan masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan sosial yang ada. “Kegiatan KKNMas ini bukan hanya ajang pengabdian, tetapi juga merupakan kesempatan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari selama di kampus untuk memberikan dampak positif di masyarakat,” ujar Dr. Nedi. Dr. Satrio Wibowo, selaku Ketua LPPM, juga memberikan arahan kepada mahasiswa peserta KKNMas, dengan mengingatkan mereka untuk menjalankan program dengan semangat kolaboratif dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai Muhammadiyah dalam setiap tindakan mereka di lapangan. “Laksanakan KKNMas dengan penuh tanggung jawab, semoga program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Siak dan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa,” ungkap Dr. Satrio. Selain itu, Dr. Eri Prawati, M.T, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, menjelaskan secara teknis mengenai penugasan, durasi, serta target luaran yang harus dicapai oleh mahasiswa selama kegiatan KKNMas berlangsung. Ia berharap bahwa kegiatan ini bisa menjadi wahana pengembangan diri mahasiswa, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengembangan wilayah yang menjadi mitra pengabdian. Setelah acara pelepasan, para mahasiswa KKNMas diharapkan segera berangkat ke Kabupaten Siak untuk memulai program pengabdian mereka yang telah dirancang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat, yang meliputi berbagai aspek seperti pendidikan, ekonomi, sosial, dan kesehatan.  

LPPM UM Metro Gelar Sosialisasi Pembukaan Hibah SKIM OPR TA 2025/2026: Rektor Soroti Minimnya Peminat
22
Juli 2025
LPPM UM Metro Gelar Sosialisasi Pembukaan Hibah SKIM OPR TA 2025/2026: Rektor Soroti Minimnya Peminat
Juli 2025

  Metro, 21 Juli 2025 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Metro kembali menyelenggarakan agenda strategis dalam mendukung penguatan budaya riset dan pengabdian dosen melalui kegiatan Sosialisasi Panduan dan Pembukaan Hibah SKIM OPR Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin, 21 Juli 2025 pukul 13.00 WIB, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pengelola LPPM, yaitu Rektor UM Metro Dr. Nyoto Suseno, M.Si., Ketua LPPM Dr. Satrio Wibowo, M.A., Kepala Pusat Penelitian serta Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat. Turut bergabung pula para dosen dari berbagai program studi di lingkungan UM Metro. Dalam sambutannya, Dr. Nyoto Suseno menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini sebagai bentuk komitmen lembaga dalam mendukung produktivitas riset dosen secara mandiri melalui Skema Operasional Penelitian dan Pengabdian (OPR). Namun demikian, beliau juga menyoroti tantangan yang masih dihadapi, terutama rendahnya partisipasi dosen dalam mengajukan hibah OPR tahun-tahun sebelumnya. “Skim OPR ini sebetulnya dirancang sebagai ruang kebebasan akademik bagi dosen untuk mengekspresikan gagasan penelitian dan pengabdian berbasis kebutuhan nyata. Sayangnya, partisipasi masih minim. Ini tentu menjadi catatan bersama,” ujar Rektor. Selanjutnya, Dr. Satrio Wibowo, M.A. menyampaikan arah kebijakan dan teknis pelaksanaan hibah OPR Tahun Akademik 2025/2026, termasuk target luaran, format pelaporan, dan prioritas bidang penelitian-pengabdian. Beliau mendorong dosen untuk lebih aktif memanfaatkan peluang pendanaan ini sebagai pijakan awal menuju hibah nasional yang lebih kompetitif. Sesi dilanjutkan dengan pemaparan teknis pengusulan proposal oleh Ketua Pusat Penelitian, yang menjelaskan tata cara unggah proposal penelitian melalui sistem informasi internal (SIMPPM), serta penekanan terhadap kesesuaian luaran dengan roadmap keilmuan masing-masing dosen. Sedangkan Ketua Pusat Pengabdian kepada Masyarakat memberikan panduan teknis untuk skim pengabdian berbasis masyarakat dan mitra, termasuk standar penilaian proposal. Di penghujung acara, peserta diberikan ruang tanya jawab interaktif yang dimoderatori oleh tim LPPM. Diskusi berjalan aktif dan diharapkan mampu memicu semangat dosen untuk segera menyusun dan mengunggah proposal sebelum batas waktu yang ditentukan. Dengan adanya sosialisasi ini, LPPM berharap terjadi peningkatan signifikan dalam kuantitas dan kualitas usulan hibah OPR TA 2025/2026 sebagai bentuk kontribusi keilmuan dan kemasyarakatan dosen UM Metro.  

UM Metro Teken Kontrak Hibah Penelitian dan PKM DPPM 2025, Dosen Siap Laksanakan Program Strategis
26
Juni 2025
UM Metro Teken Kontrak Hibah Penelitian dan PKM DPPM 2025, Dosen Siap Laksanakan Program Strategis
Juni 2025

Metro, 25 Juni 2025 – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya riset dan pengabdian kepada masyarakat. Bertempat di ruang pertemuan LPPM, UM Metro menyelenggarakan kegiatan "Penandatanganan Kontrak Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2025" yang difasilitasi oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM). Kegiatan yang berlangsung pada (Rabu, 25 Juni 2025 pukul 13.15–14.45 WIB) ini dihadiri langsung oleh (Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., dan Ketua LPPM UM Metro, Dr. Satrio Wibowo, M.A., serta diikuti oleh para dosen penerima hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat). Dalam sambutannya, Dr. Nyoto Suseno menyampaikan apresiasi atas capaian dosen UM Metro yang berhasil meraih pendanaan kompetitif nasional. Beliau menekankan pentingnya integritas, akuntabilitas, dan kebermanfaatan hasil riset dan pengabdian sebagai bentuk kontribusi nyata UM Metro bagi masyarakat dan penguatan daya saing bangsa.  “Program hibah ini bukan hanya tentang output, tapi juga tentang komitmen kita menjawab kebutuhan masyarakat melalui pendekatan ilmiah dan solutif”.  Sementara itu, Dr. Satrio Wibowo, M.A. dalam arahannya menyampaikan bahwa proses penandatanganan kontrak ini merupakan awal dari tanggung jawab akademik yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi.  “Kami siap mendampingi seluruh dosen penerima hibah mulai dari pelaksanaan, monitoring hingga pelaporan. LPPM akan memastikan program ini berjalan sesuai panduan DPPM dan nilai-nilai Muhammadiyah”, tegasnya. Sebagai informasi, UM Metro berhasil meraih total pendanaan sebesar Rp537.150.000 untuk penelitian dan Rp460.685.000 untuk program pengabdian kepada masyarakat (PKM) melalui skema hibah DPPM Tahun 2025. Para dosen penerima hibah telah mengikuti tahapan seleksi ketat dan dinyatakan lolos dari aspek substansi maupun administratif. Penandatanganan kontrak ini juga menjadi momen konsolidasi awal untuk penguatan tata kelola riset dan pengabdian berbasis luaran bermutu serta keberlanjutan program yang berdampak. Tim Redaksi LPPM UM Metro  

Sosialisasi Kegiatan  Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN Mas) 2025
23
Juni 2025
Sosialisasi Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN Mas) 2025
Juni 2025

Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN Mas) adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah seluruh Indonesia secara bersama-sama melalui program KKN. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui kegiatan pengabdian. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga untuk mengembangkan keterampilan praktis, meningkatkan kepedulian sosial, dan membangun sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat. Kegiatan pendukung KKN ini akan mencakup seluruh aspek yang berhubungan dengan manajemen seleksi peserta dan sosialisasi program, serta menyediakan dukungan administrasi yang diperlukan. Namun, kegiatan ini tidak mencakup pembiayaan mahasiswa atau honorarium untuk dosen pembimbing lapangan, yang merupakan tanggung jawab terpisah. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan pelaksanaan KKN dapat berjalan dengan lebih efektif, bermanfaat, dan sesuai dengan harapan semua pihak. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang dilaksanakan secara kolaboratif antar perguruan tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA). Tahun ini KKN Mas mengusung tema : "Transformasi Sosial Berbasis Keilmuan dan Kearifan Lokal Menuju Masyarakat Berdaya dan Berkelanjutan." Melalui tema ini, mahasiswa diharapkan mampu menyinergikan potensi keilmuan yang dimiliki dengan kebutuhan masyarakat secara nyata. Dalam sesi sosialisasi menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai kewajiban akademik, tetapi sebagai ladang pengabdian dan dakwah sosial. KKN Mas menjadi wujud konkret peran perguruan tinggi dalam menciptakan solusi berbasis lokal, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, lingkungan, hingga kesehatan masyarakat. Dalam sesi diskusi, peserta mendapatkan penjelasan teknis mengenai lokasi KKN, prosedur keberangkatan, hingga tata tertib dan etika bermasyarakat yang wajib dijaga oleh para mahasiswa. Beberapa daerah sasaran yang telah ditetapkan meliputi wilayah-wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), di antaranya: Kabupaten Rokan Hulu di Provinsi Riau. Sosialisasi juga menjadi ajang persiapan keberangkatan bagi mahasiswa sebelum turun langsung ke lapangan. Dosen pembimbing di masing-masing kampus berharap agar para mahasiswa siap menjadi duta perubahan yang membawa semangat Islam berkemajuan serta nilai-nilai kemanusiaan universal. Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta KKN Mas 2025 dapat memahami arah gerak pengabdian dan mempersiapkan diri secara maksimal. KKN bukan sekadar tugas akademik, tetapi juga panggilan pengabdian untuk negeri