Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116
CONTACT
(0725) 42454
SDGs
Sholat Metro
Memuat...
PENMARU
Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Metro
Kabar Terbaru

Berita Terbaru

LPPM UM Metro Dukung Peluncuran Desa Migran Binaan Bersama di Lampung Timur
31
Mei 2025
LPPM UM Metro Dukung Peluncuran Desa Migran Binaan Bersama di Lampung Timur
Mei 2025

Lampung, Kompas – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Metro turut ambil bagian dalam kegiatan Launching Desa Migran Binaan Bersama (DMB) yang diselenggarakan oleh Sahabat Serikat Buruh Migran Indonesia (Saran Mu) dan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Wilayah Lampung, Rabu (29/5/2025), di Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Pada kesempatan ini, Desa Hargomulyo secara resmi ditetapkan sebagai Desa Migran Binaan Bersama oleh MPM dan Saran Mu Wilayah Lampung, sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan, pemberdayaan, serta peningkatan kapasitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya di daerah asal. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Lampung Timur mewakili Bupati, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung, Kepala Desa Hargomulyo, perwakilan keluarga migran, kader pendamping komunitas, serta Pimpinan Pusat Saran Mu yang hadir langsung memberikan dukungan terhadap penguatan desa migran di Lampung. Sebagai bagian dari acara, dilakukan penandatanganan dua dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara LPPM UM Metro dan mitra pelaksana kegiatan pengabdian. Salah satu kerja sama tersebut memuat program Integrasi E-Commerce dalam Pengembangan Produk Unggulan Desa, yang ditujukan untuk memperkuat kemampuan pelaku usaha desa dalam menjangkau pasar daring secara berkelanjutan. Dalam forum diskusi yang berlangsung, para pihak merumuskan rencana aksi pemberdayaan, termasuk pelatihan kewirausahaan, penyuluhan hukum, penguatan ekonomi keluarga, serta akses terhadap layanan sosial dan kesehatan untuk keluarga migran. Saran Mu, sebagai inisiator gerakan perlindungan buruh migran di Lampung, menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat sipil, pemerintah, dan akademisi. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai krusial dalam membangun ekosistem desa yang ramah migran dan berdaya. LPPM UM Metro menyatakan dukungannya untuk terus terlibat dalam pendampingan dan pelaksanaan program-program pemberdayaan, sebagai bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pembangunan masyarakat akar rumput yang mandiri dan berkelanjutan. LPPM UM Metro

BRIN gandeng UM Metro dalam Join Riset Kebijakan Publik Ketahanan Pangan
28
Mei 2025
BRIN gandeng UM Metro dalam Join Riset Kebijakan Publik Ketahanan Pangan
Mei 2025

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggandeng UM Metro melakukan penelitian melalui skema Kebijakan Publik dengan Fokus Kajian Kebijakan Ketahanan Pangan Desa. Penelitian dengan judul “Ketahanan Pangan Desa Berbasis Partisipasi dan Akuntabilitas Digital” ini merupakan salah satu upaya untuk realisasi Visi Presiden Prabowo, tentang swasembada pangan harus dibarengi dengan upaya rekonstruksi sistem pangan nasional yang lebih inklusif, ramah pada keragaman lokal dan database digital. Dengan begitu, Indonesia tidak hanya mencapai swasembada pangan tetapi juga mewujudkan sistem pangan yang berkeadilan dan berkelanjutan, yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat perdesaan. Selaras dengan program tersebut, partisipasi masyarakat menjadi elemen kunci yang menentukan efektivitas kebijakan, mulai dari pendataan kebutuhan hingga pengawasan program. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, kebijakan dapat lebih responsif terhadap kebutuhan lokal, meningkatkan efektivitas implementasi, dan menciptakan rasa kepemilikan terhadap program yang dijalankan. Keterlibatan ini mencakup pengelolaan rantai pasok benih hingga pemanfaatan hasil panen oleh komunitas lokal, dengan dukungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan koperasi sebagai mitra pembeli (offtaker). Digitalisasi di tingkat desa juga akan meningkatkan akuntabilitas kebijakan ketahanan pangan dengan mendukung pendataan, pengelolaan anggaran, dan pelibatan masyarakat melalui platform berbasis teknologi. Pendekatan ini mempercepat proses kebijakan, meningkatkan pengawasan, dan memungkinkan masyarakat memantau, memberikan masukan, serta melaporkan kendala, sehingga kebijakan menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan lokal. Terkait dengan kebutuhan tersebut, oleh karena itu diperlukan penelitian untuk membangun ekosistem database ketahanan pangan desa, dan penelitian bersama antara BRIN dan UM Metro ini juga menggandeng Indonesia Blockchain Society sebagai mitra system development.   Penelitian dilakukan di 4 daerah penghasil padi terbesar di Indonesia, yaitu Lampung, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Untuk pengambilan data di Lampung dilakukan oleh Dr.M. Andiana Rosid, S.E., M.M selaku dosen peneliti dari UM Metro, serta Madya Putra Yaumil Ahad S.IP., M.Si. dan Metha Claudia Agatha Silitonga, S.Sos.  selaku peneliti BRIN Wawancara bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung Tengah selanjutnya, Pengambilan data di Lampung yang dilakukan 19-24 Mei 2025 pada beberapa pihak diantaranya Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung - Lampung Tengah. Berdasarkan informasi dari kedua Dinas ini diketahui bahwa Lampung Tengah khususnya Kecamatan Trimurjo merupakan kunci bagi ketahanan pangan khususnya swasembada beras di Lampung dan memberikan sumbangan yang signifikan untuk ketahanan pangan Nasional. Hal ini didukung dengan luas lahan, penggunaan teknologi, serta sistem irigasi teknis yang ada di Kecamatan Trimurjo. Sedangkan desa yang potensial ditunjuk sebagai lokus ketahanan pangan pada penelitian di Lampung Tengah adalah Kampung Pujokerto Kecamatan Trimurjo, yang selain memiliki potensi yang telah disebutkan sebelumnya juga telah memiliki Lumbung Pangan desa yang terintegrasi antara Gapoktan, pengusaha penggilingan padi dan Gudang beras desa. Wawancara bersama Kepala Kampung Pujokerto, Kecamatan Trimurjo Penelitian kemudian dilanjutkan ke Kampung Pujokerto untuk melakukan validasi data melalui wawancara dan penyebaran kuisioner kepada Kepala Kampung, anggota Gapoktan serta warga Kampung Pujoekrto secara umum. Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa ketahanan pangan di Kampung ini sudah cukup mumpuni, meskipun terkait dengan digitalisasi data ketahanan pangan memang belum dilaksanakan. Akan tetapi kampung Pujokerto juga potensial untuk dijadikan pilot project digitalisasi data ketahanan pangan desa dikarenakan hampir seluruh warga sudah melek internet dan ketersediaan wifi yang telah merata di Kampung.                                                         Kunjungan Ke BULOG Metro Pengambilan data diakhiri dengan wawancara dengan Ketua PERPADI Lampung Tengah dan Bulog Metro untuk mendapatkan tambahan informasi terkait ketahanan pangan secara umum di Lampung Tengah. Berdasarkan informasi dari kedua pihak tersebut diketahui meskipun secara umum Lampung Tengah sudah surplus beras, namun masih ada beberapa kekurangan seperti ketersediaan fasilitas pengeringan padi, gudang beras, serta jumlah tenaga kerja lapangan dan di kantor Bulog khususnya ketika musim panen raya. Harapannya, keterbatasan ini dapat segera diatasi di tahun 2026 supaya tidak mengganggu ketahanan pangan Nasional, khususnya di Lampung. LPPM UM Metro

Kunjungan Majelis Pemberdayaan Masyarakat PW Muhammadiyah Lampung dan Ketua SaranMu Lampung ke LPPM UM Metro
16
Mei 2025
Kunjungan Majelis Pemberdayaan Masyarakat PW Muhammadiyah Lampung dan Ketua SaranMu Lampung ke LPPM UM Metro
Mei 2025

Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menerima kunjungan dari Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung, yang diwakili oleh Gus Wal, serta Ketua SaranMu Lampung, Bu Ida, pada tanggal 15 Mei 2025. Kunjungan ini bertujuan membahas implementasi Nota Kesepahaman (MoU) antara MPM, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), dan UM Metro dalam rangka pemberdayaan masyarakat pekerja migran Indonesia. Pembahasan meliputi persiapan peluncuran Desa Migran MPM dan Desa Binaan UM Metro yang berlokasi di Sekampung, Lampung Timur. Dalam pertemuan tersebut juga dilakukan sinkronisasi program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dosen dan mahasiswa UM Metro dengan program Desa Migran yang diinisiasi oleh SaranMu dan MPM. Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat tersebut. Peluncuran program Desa Migran ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 29 Mei 2025 di Sekampung, Lampung Timur. LPPM UM Metro menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemberdayaan masyarakat pekerja migran melalui sinergi antara institusi pendidikan, lembaga sosial, dan pemerintah. Lampung, 16 Mei 2025 LPPM UM Metro

DESK EVALUASI PROPOSAL SKIM OPR PENELITIAN DAN PkM LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO TAHUN 2025
11
Januari 2025
DESK EVALUASI PROPOSAL SKIM OPR PENELITIAN DAN PkM LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO TAHUN 2025
Januari 2025

DESK EVALUASI PROPOSAL SKIM OPR PENELITIAN DAN PkM LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO TAHUN 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Metro telah melaksanakan Desk Evaluasi Proposal Skim OPR Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat pada tanggal 10-11 Januari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai dan mengevaluasi proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diajukan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro. Jumlah Proposal yang Diajukan Sebanyak 77 proposal telah diajukan dalam kegiatan ini, yang terdiri dari: - 50 proposal penelitian - 27 proposal pengabdian kepada masyarakat Hasil Desk Evaluasi Setelah dilakukan evaluasi oleh tim reviewer, berikut adalah hasil desk evaluasi: Proposal penelitian yang dinyatakan lolos: 24 proposal Proposal pengabdian kepada masyarakat yang dinyatakan lolos: 8 proposal Rencana Tindak Lanjut Proposal yang lolos desk evaluasi akan mendapatkan pendanaan untuk pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. LPPM Universitas Muhammadiyah Metro akan memantau dan mengevaluasi pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk memastikan bahwa kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan. Ucapan Terima Kasih LPPM Universitas Muhammadiyah Metro mengucapkan terima kasih kepada semua dosen dan mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kami berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Universitas Muhammadiyah Metro.  

UM Metro Pertahankan Posisi di Klaster Utama Perguruan Tinggi Tahun 2025
03
Januari 2025
UM Metro Pertahankan Posisi di Klaster Utama Perguruan Tinggi Tahun 2025
Januari 2025

UM Metro, 25 Desember 2024- Universitas Muhammadiyah (UM) Metro kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan berhasil mempertahankan posisinya di Klaster Utama perguruan tinggi berdasarkan Keputusan Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendikbud Ristek Nomor 1548/E5/AL.04/2024. Keputusan yang dirilis pada 19 Desember 2024 ini mencerminkan konsistensi UM Metro dalam menjaga kualitas kinerja, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Klasterisasi perguruan tinggi tahun 2025 didasarkan pada data kinerja berbasis Science and Technology Index (SINTA) selama periode 2021 hingga 2023. Data ini meliputi berbagai indikator, seperti kontribusi penulis (author), afiliasi (affiliation), publikasi artikel ilmiah (article), capaian penelitian (research), program pengabdian kepada masyarakat (community service), hak kekayaan intelektual (intellectual property rights), hingga penerbitan buku (book). Seluruh data yang digunakan telah diverifikasi dan divalidasi oleh verifikator Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) di setiap perguruan tinggi. Ketua LPPM UM Metro, Dr. Satrio Budi Wibowo, M.A., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras seluruh sivitas akademika UM Metro yang telah berkontribusi pada pencapaian ini. “Alhamdulillah, UM Metro kembali masuk ke Klaster Utama. Ini menunjukkan dedikasi dan kerja keras seluruh civitas akademika dalam menjaga dan meningkatkan kualitas kinerja perguruan tinggi,” ujar Dr. Satrio. Ia juga menegaskan bahwa klasterisasi perguruan tinggi bukanlah pemeringkatan, melainkan bentuk pengelompokkan yang bertujuan untuk menyusun peta jalan riset dan rencana strategis perguruan tinggi. Selain itu, klasterisasi juga menjadi dasar penentuan kewenangan pengelolaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. “Klasterisasi ini memberikan gambaran yang lebih menyeluruh tentang kualitas perguruan tinggi. Hal ini membantu kami untuk fokus pada aspek yang perlu ditingkatkan guna memberikan kontribusi yang lebih signifikan, baik dalam bidang riset maupun pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya. Pencapaian ini tidak hanya menjadi bukti komitmen UM Metro dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus memberikan yang terbaik. Dengan pencapaian ini, UM Metro semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan yang berkontribusi aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat.