Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116
CONTACT
(0725) 42454
SDGs
Sholat Metro
Memuat...
PENMARU
Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Metro
Kabar Terbaru

Berita Terbaru

UM Metro Raih Hibah Program Hilirisasi Riset Strategis: Siap Ciptakan Solusi Inovatif Melalui Hackathon Deeptech 2026
07
September 2026
UM Metro Raih Hibah Program Hilirisasi Riset Strategis: Siap Ciptakan Solusi Inovatif Melalui Hackathon Deeptech 2026
September 2026

METRO, LAMPUNG – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) berhasil meraih pendanaan hibah bergengsi sebesar Rp998.692.450 untuk pelaksanaan Program Hilirisasi Riset Strategis – Skema Hackathon Deeptech Tahun 2026 yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Keberhasilan memperoleh hibah ini menjadi bukti komitmen UM Metro dalam memperkuat ekosistem inovasi, hilirisasi hasil riset, serta pengembangan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia industri. Program Hilirisasi Riset Strategis – Skema Hackathon Deeptech 2026 dirancang sebagai wadah pra-inkubasi strategis untuk mendorong dosen dan mahasiswa mengembangkan solusi inovatif berbasis teknologi yang responsif terhadap berbagai tantangan nasional. Fokus utama program ini adalah penguatan ekosistem deeptech melalui pemanfaatan teknologi semikonduktor dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) untuk menjawab berbagai persoalan strategis di bidang pangan, energi, kesehatan dan obat, serta hilirisasi dan industrialisasi. Keberhasilan UM Metro dalam memperoleh hibah ini tidak terlepas dari dukungan dan arahan pimpinan universitas. Rektor Universitas Muhammadiyah Metro menugaskan tim penyusun proposal untuk mempersiapkan dan mengembangkan proposal Program Hilirisasi Riset Strategis – Skema Hackathon Deeptech 2026 sebagai bagian dari strategi universitas dalam memperkuat hilirisasi hasil penelitian dan meningkatkan kontribusi inovasi perguruan tinggi bagi masyarakat. Tim penyusun proposal yang mendapatkan amanah dari Rektor tersebut kemudian melakukan proses penyusunan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai bidang keilmuan. Tim ini selanjutnya dipercaya untuk mengelola pelaksanaan program melalui LPPM UM Metro. Pelaksanaan program ini dikelola secara penuh oleh LPPM UM Metro dengan Triana Asih sebagai Ketua Program. Tim pelaksana terdiri dari para akademisi lintas disiplin, yaitu Ira Vahlia, Satrio Budi Wibowo, Miftahuz Zakiyah, Sangidatus Sholiha, Maryati, Etik Puji Handayani, Soni Isnaini,dan Suharno Zen. Masing-masing anggota tim memiliki peran strategis dalam memastikan keberhasilan program, mulai dari pengembangan modul pelatihan kewirausahaan, penyusunan business model canvas, strategi komersialisasi produk inovasi, pendampingan penyusunan model bisnis dan analisis pasar, hingga fasilitasi business matching antara peserta dengan investor, industri, serta calon pengguna teknologi. Ketua Program Hackathon Deeptech 2026, Triana Asih, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan serta dukungan penuh dari pimpinan universitas terhadap pengembangan inovasi berbasis riset. "Pencapaian pendanaan ini merupakan bukti nyata komitmen UM Metro dalam menjembatani inovasi akademik dengan kebutuhan dunia industri. Melalui Hackathon Deeptech 2026, kami berharap dapat melahirkan purwarupa teknologi maupun startup rintisan yang memiliki keberlanjutan bisnis dan mampu memberikan solusi terhadap persoalan strategis nasional," ungkapnya. Sementara itu, Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, menegaskan bahwa capaian hibah ini sejalan dengan peta jalan riset universitas yang diarahkan pada penguatan inovasi, hilirisasi teknologi, dan pemanfaatan hasil penelitian agar memberikan dampak nyata secara ekonomi maupun sosial. "Hilirisasi riset menjadi salah satu fokus utama UM Metro. Hasil penelitian tidak cukup hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi harus mampu dikembangkan menjadi inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, industri, dan pemangku kepentingan lainnya," jelasnya. Program ini juga menjadi bagian dari implementasi visi Universitas Muhammadiyah Metro sebagai perguruan tinggi yang unggul, profetik-profesional, dan memiliki diferensiasi. Keunggulan diwujudkan melalui penguatan riset dan inovasi berbasis teknologi. Nilai profetik-profesional tercermin melalui pengembangan teknologi yang berorientasi pada kebermanfaatan, tanggung jawab, dan kemaslahatan masyarakat. Sementara itu, diferensiasi diwujudkan melalui kemampuan UM Metro menghadirkan inovasi yang berangkat dari kebutuhan nyata dan memiliki peluang untuk dihilirisasikan. Melalui Program Hilirisasi Riset Strategis – Skema Hackathon Deeptech 2026, UM Metro optimistis dapat memperkuat peran perguruan tinggi dalam menciptakan inovasi berbasis teknologi, meningkatkan kolaborasi dengan dunia industri, serta menghasilkan solusi strategis yang mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Tim Redaksi LPPM UM Metro

UM Metro Sosialisasikan Hibah RisetMu, Dorong Penelitian Berdampak untuk Penguatan Institusi dan Pengembangan Karier Dosen
04
September 2026
UM Metro Sosialisasikan Hibah RisetMu, Dorong Penelitian Berdampak untuk Penguatan Institusi dan Pengembangan Karier Dosen
September 2026

Metro – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Sosialisasi Hibah RisetMu sebagai upaya memperkuat budaya penelitian dan meningkatkan partisipasi dosen dalam menghasilkan riset yang berkualitas serta berdampak. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi universitas dalam mendorong peningkatan kinerja penelitian, publikasi ilmiah, dan penguatan reputasi akademik UM Metro. Kegiatan sosialisasi menghadirkan Wakil Rektor I UM Metro, Rahmad Bustanul Anwar, sebagai narasumber utama, serta Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo Kegiatan dipandu oleh Andiana Rosid, selaku moderator, dan diikuti oleh dosen peneliti di lingkungan Universitas Muhammadiyah Metro. Dalam arahannya, Wakil Rektor I UM Metro, Rahmad Bustanul Anwar, menegaskan pentingnya penelitian yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga mampu menghasilkan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, masyarakat, dan institusi. Menurutnya, keberhasilan penelitian harus dilihat dari kontribusinya terhadap peningkatan kualitas perguruan tinggi, baik dalam mendukung akreditasi institusi maupun penguatan rekam jejak akademik dosen dalam pengembangan jabatan akademik. "Penelitian yang dilakukan dosen harus memiliki dampak yang jelas. Selain memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pengembangan keilmuan, hasil penelitian juga menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan mutu institusi serta pengembangan karier akademik dosen," ungkapnya. Sementara itu, Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, menyampaikan bahwa Hibah RisetMu merupakan salah satu peluang strategis bagi dosen UM Metro untuk meningkatkan kapasitas penelitian melalui kolaborasi dan pengembangan riset yang kompetitif. LPPM UM Metro terus mendorong dosen agar mampu menghasilkan proposal penelitian yang berkualitas, memiliki kebaruan (novelty), relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta berpotensi menghasilkan luaran unggulan berupa publikasi ilmiah, kekayaan intelektual, inovasi teknologi, maupun rekomendasi kebijakan. "LPPM berkomitmen membangun ekosistem penelitian yang berkelanjutan. Hibah RisetMu menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat budaya riset dosen sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, baik antarperguruan tinggi maupun dengan mitra eksternal," jelasnya. Melalui kegiatan sosialisasi ini, dosen diberikan pemahaman mengenai arah pengembangan proposal, strategi penyusunan penelitian yang berkualitas, serta pentingnya menghasilkan luaran yang memberikan nilai tambah bagi pengembangan institusi. Program Hibah RisetMu juga menjadi bagian dari implementasi visi Universitas Muhammadiyah Metro sebagai perguruan tinggi yang unggul, profetik-profesional, dan memiliki keunggulan diferensiatif. Keunggulan diwujudkan melalui penguatan kapasitas riset dan inovasi dosen. Nilai profetik-profesional tercermin dalam pelaksanaan penelitian yang berlandaskan integritas, tanggung jawab akademik, dan kebermanfaatan bagi masyarakat. Sementara itu, diferensiasi diwujudkan melalui pengembangan riset yang memiliki karakter khas UM Metro dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Selain itu, penelitian yang dikembangkan melalui Hibah RisetMu diharapkan turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kualitas pendidikan tinggi berbasis riset, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi penelitian. Melalui sosialisasi Hibah RisetMu ini, UM Metro berharap semakin banyak dosen yang aktif menghasilkan penelitian berkualitas, memperoleh pendanaan eksternal, meningkatkan publikasi ilmiah, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan kemajuan institusi. LPPM UM Metro terus berkomitmen menjadi penggerak utama dalam membangun budaya riset yang unggul, berkelanjutan, dan berdampak sebagai bagian dari upaya mewujudkan UM Metro sebagai perguruan tinggi yang berdaya saing nasional dan internasional. Tim Redaksi  LPPM UM Metro

LPPM UM Metro Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Pengabdian kepada Masyarakat Skim DPPM Tahun 2026, Dorong Peningkatan Mutu Program Berdampak
04
September 2026
LPPM UM Metro Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Pengabdian kepada Masyarakat Skim DPPM Tahun 2026, Dorong Peningkatan Mutu Program Berdampak
September 2026

Metro – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengabdian kepada Masyarakat Skim Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan program pengabdian berjalan sesuai dengan rencana, menghasilkan luaran yang berkualitas, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kegiatan Monev dilaksanakan selama dua hari, yaitu Selasa, 1 September 2026, dan dilanjutkan pada Rabu, 2 September 2026. Pelaksanaan monev menghadirkan reviewer internal dan eksternal yang memenuhi kriteria reviewer DPPM untuk melakukan evaluasi terhadap capaian pelaksanaan program yang telah berjalan. Pada hari pertama pelaksanaan monev, Selasa (01/09/2026), kegiatan menghadirkan Satrio Budi Wibowo, *Hening Widowati* sebagai reviewer internal UM Metro, serta Dwi Asmi sebagai reviewer eksternal dari Universitas Lampung (UNILA). Kegiatan evaluasi dilakukan melalui pemaparan kemajuan program, capaian luaran, penggunaan anggaran, kendala pelaksanaan, serta strategi keberlanjutan program pengabdian. Selanjutnya, kegiatan monev dilanjutkan pada hari kedua, Rabu (02/09/2026), dengan menghadirkan Hening Widowati dan Dwi Asmi sebagai reviewer. Pada tahap ini, evaluasi difokuskan pada kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan proposal yang telah disetujui, kualitas inovasi yang dikembangkan, keterlibatan mitra, serta potensi keberlanjutan manfaat program bagi masyarakat. Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari komitmen LPPM dalam menjaga kualitas tata kelola pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, program pengabdian tidak hanya dinilai dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari sejauh mana mampu menghasilkan perubahan dan manfaat berkelanjutan bagi mitra. "Monev menjadi ruang evaluasi dan refleksi bersama agar program pengabdian yang dilaksanakan dosen UM Metro semakin berkualitas. Harapannya, setiap kegiatan mampu menghasilkan luaran yang jelas, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ungkapnya. Kehadiran reviewer eksternal dari Universitas Lampung juga menjadi bagian dari upaya menjaga objektivitas dan meningkatkan kualitas proses evaluasi. Melalui perspektif eksternal, setiap program dapat memperoleh masukan konstruktif untuk penyempurnaan pelaksanaan maupun pengembangan program pada tahap berikutnya. Pelaksanaan Monev Pengabdian kepada Masyarakat Skim DPPM Tahun 2026 merupakan bentuk implementasi visi Universitas Muhammadiyah Metro sebagai perguruan tinggi yang unggul, profetik-profesional, dan memiliki keunggulan diferensiatif. Keunggulan diwujudkan melalui pengembangan program pengabdian berbasis inovasi dan kebutuhan masyarakat. Nilai profetik-profesional tercermin dalam komitmen dosen untuk menghadirkan pengabdian yang amanah, berintegritas, dan memberikan kemanfaatan sosial. Sementara itu, nilai diferensiasi diwujudkan melalui pengembangan program yang berbasis potensi lokal dan solusi nyata terhadap permasalahan masyarakat. Tim Redaksi LPPM UM Metro

Terobosan Pendidikan, LPPM UM Metro dan Majelis Dikdasmen PNF Teken Kerja Sama Uji Coba Aplikasi Deteksi Dini Disleksia (3D-I)
24
Agustus 2026
Terobosan Pendidikan, LPPM UM Metro dan Majelis Dikdasmen PNF Teken Kerja Sama Uji Coba Aplikasi Deteksi Dini Disleksia (3D-I)
Agustus 2026

METRO – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah (UM) Metro resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (MoA) dengan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Non-Formal (Dikdasmen PNF) Kota Metro pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Bertempat di Aula HI Kampus 1 UM Metro, kesepakatan ini berfokus pada pemanfaatan hasil riset Inovasi Teknologi Tepat Guna bernama "Aplikasi Digital Deteksi Dini Disleksia (3D-I)". Kerja sama inovatif ini merupakan wujud nyata hilirisasi penelitian para ahli dari UM Metro, yang sukses mendapatkan pendanaan berkat kolaborasi strategis antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Melalui kesepakatan ini, aplikasi 3D-I yang saat ini berada dalam tahap prototipe akan diujicobakan secara masif di seluruh Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah dan Aisyiyah di wilayah Kota Metro. Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, menjelaskan bahwa inovasi 3D-I lahir dari keprihatinan akademis terhadap siswa dengan kecenderungan disleksia yang kerap kali kesulitan mendapatkan penanganan awal. "Siswa disleksia di sekolah sering kali terabaikan atau bahkan keliru dianggap kurang mampu secara akademis karena keterbatasan metode deteksi konvensional. Harapan kami, jika terdeteksi sedini mungkin menggunakan 3D-I, para guru dan orang tua memiliki kesempatan emas untuk memberikan penanganan dan intervensi pembelajaran yang jauh lebih tepat sasaran," ungkapnya. Ketua Majelis Dikdasmen PNF Kota Metro, Drs. Jaeni, M.P.Fis., yang turut menandatangani kesepakatan tersebut menyambut positif langkah ini. “Kolaborasi ini adalah angin segar bagi dunia pendidikan dasar kita. Melalui pemanfaatan teknologi yang dikembangkan oleh UM Metro, sekolah-sekolah di bawah naungan kami akan memiliki kapabilitas lebih baik dalam memfasilitasi kebutuhan unik setiap anak didiknya,” tegasnya. Aplikasi 3D-I dikembangkan agar mudah digunakan melalui platform berbasis web maupun Android. Pasca penandatanganan kerja sama, para guru akan langsung diberikan pelatihan teknis sehingga proses administrasi tes deteksi ini menjadi lebih mudah dan terintegrasi. Selain sebagai alat bantu guru, tahapan uji coba di seluruh SD Muhammadiyah/Aisyiyah ini juga dirancang untuk mengumpulkan data baseline. Kumpulan data tersebut nantinya akan diolah secara mutakhir menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Machine Learning) demi meningkatkan presisi dan akurasi aplikasi 3D-I dalam melakukan deteksi di masa mendatang. Tentang LPPM UM Metro Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Metro merupakan pusat koordinasi inovasi, riset, dan pengabdian masyarakat di lingkungan kampus. LPPM UM Metro berkomitmen mendorong para akademisinya untuk secara aktif menghasilkan karya ilmiah dan teknologi tepat guna yang aplikatif, inklusif, dan memberikan dampak langsung bagi penyelesaian berbagai tantangan di tengah masyarakat. Tim Redaksi LPPM UM Metro

Sinergi Mahasiswa KKN UM Metro Terangi Titik Vital Tiyuh Mulyo Jadi, Lampu Jalan Tenaga Surya Resmi Beroperasi di Tiga Lokasi Strategis
22
Agustus 2026
Sinergi Mahasiswa KKN UM Metro Terangi Titik Vital Tiyuh Mulyo Jadi, Lampu Jalan Tenaga Surya Resmi Beroperasi di Tiga Lokasi Strategis
Agustus 2026

MULYO JADI - Dalam upaya meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta sarana penerangan bagi masyarakat, program pengabdian masyarakat kembali direalisasikan melalui pemasangan Lampu Jalan Umum (LJU) Tenaga Surya di Tiyuh Mulyo Jadi, Kecamatan Gunung Terang. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu – Kamis, 29-30 Juli 2026 pada sekitar pukul 16.40 WIB. Program ini bukan sekadar pemasangan lampu biasa, melainkan sebuah solusi infrastruktur tepat guna yang dirancang berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan mendesak warga setempat. Selama ini, sebagian wilayah Tiyuh Mulyo Jadi masih menghadapi kendala klasik: minimnya atau bahkan tidak adanya penerangan jalan di malam hari, yang berimplikasi pada masalah keamanan, kenyamanan mobilitas warga, dan potensi gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). Berdasarkan survei mendalam dan koordinasi intensif bersama perangkat Tiyuh, tim KKN menetapkan tiga lokasi prioritas yang paling membutuhkan penerangan segera. Penentuan lokasi ini didasarkan pada pertimbangan fungsi sosial, ekonomi, dan keamanan: Area Bank Sampah Tiyuh Mulyo Jadi: Pemasangan di lokasi ini bertujuan untuk mendukung kelancaran operasional serta aktivitas warga dalam pengelolaan lingkungan dan pemilahan sampah yang tak jarang dilakukan hingga menjelang malam. Lingkungan Posyandu Tiyuh Mulyo Jadi: Dipasang untuk memastikan akses mobilitas warga, para ibu, dan anak-anak yang memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan tiyuh menjadi lebih aman dan nyaman. Area Pemukiman Warga (Titik Gelap): Pemasangan di depan rumah salah satu warga yang berada di jalur pemukiman tanpa penerangan jalan. Lokasi ini dipilih karena area sekitarnya sangat gelap ketika malam tiba, sehingga membutuhkan penerangan langsung untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Melalui realisasi program kerja khusus pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) Tenaga Surya ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Metro tidak hanya sekadar menyediakan infrastruktur fisik semata, melainkan juga menanamkan harapan baru bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Tiyuh Mulyo Jadi. Keberadaan cahaya di area Bank Sampah, Posyandu, dan titik-titik pemukiman yang sebelumnya gelap gulita, kini menjadi simbol keamanan yang meningkat, kenyamanan mobilitas warga di malam hari yang terjamin, serta simbol dari kemajuan kampung yang mulai mengadopsi teknologi ramah lingkungan. Diharapkan, inisiatif ini dapat memicu semangat bagi Tiyuh Mulyo Jadi dan Kecamatan Gunung Terang secara luas untuk terus mengeksplorasi dan memanfaatkan potensi energi terbarukan guna mendukung pembangunan infrastruktur perdesaan yang berkelanjutan. Lebih jauh, keberhasilan program pengabdian ini merupakan bukti nyata dari sinergi yang harmonis antara dunia akademis dan masyarakat. Kolaborasi apik antara mahasiswa KKN, perangkat Tiyuh, dan seluruh elemen warga dalam setiap tahapan, mulai dari perencanaan, penentuan lokasi strategis, hingga proses instalasi secara gotong royong, adalah kunci utama. Dengan adanya PJU ini, diharapkan warga Tiyuh Mulyo Jadi dapat menjaga dan merawat fasilitas tersebut bersama-sama, sehingga manfaatnya baik dari segi keamanan, kelancaran aktivitas sosial-ekonomi, maupun kelestarian lingkungan dapat terus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat dalam jangka panjang. Langkah kecil ini diharapkan menjadi inspirasi bagi program-program pembangunan serupa di masa yang akan datang.