Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116
CONTACT
(0725) 42454
SDGs
Sholat Metro
Memuat...
PENMARU
Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Metro
Kabar Terbaru

Berita Terbaru

Mahasiswa KKN UM Metro Bangun Tugu Identitas dan Fasilitas Penerangan Tenaga Surya untuk Warga Tiyuh Balam Jaya
19
Agustus 2026
Mahasiswa KKN UM Metro Bangun Tugu Identitas dan Fasilitas Penerangan Tenaga Surya untuk Warga Tiyuh Balam Jaya
Agustus 2026

TULANG BAWANG BARAT, 18 Agustus 2026 -Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 2026 Kelompok 18 dari Universitas Muhammadiyah Metro sukses merealisasikan dua program unggulan di Tiyuh Balam Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Program bakti masyarakat ini menghasilkan pembangunan Tugu "Balam Jaya" sebagai penanda wilayah, serta pemasangan fasilitas lampu penerangan jalan berbasis energi surya yang inovatif. Sebelum pelaksanaan KKN, Tiyuh Balam Jaya menghadapi tantangan berupa ketiadaan penanda identitas visual desa serta minimnya fasilitas penerangan di beberapa titik jalan pada malam hari. Merespons kebutuhan tersebut, sembilan orang mahasiswa KKN bergotong royong bersama aparatur tiyuh membangun Tugu "Balam Jaya" pada Minggu, 9 Agustus 2026. Tugu ini dirancang secara khusus untuk memperkuat identitas wilayah dan memberikan batas representatif yang mudah dikenali oleh warga dan pendatang. Sehari sebelumnya, pada Sabtu, 8 Agustus 2026, para mahasiswa juga merampungkan instalasi lampu penerangan jalan bertenaga surya. Langkah solutif ini tidak hanya memfasilitasi aktivitas warga di malam hari, tetapi juga menjadi upaya strategis dalam mengenalkan penggunaan energi terbarukan di lingkungan masyarakat. Pelaksanaan program ini memiliki korelasi langsung dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), secara khusus pada Tujuan 7: Energi Bersih dan Terjangkau melalui adopsi teknologi panel surya yang hemat energi, serta Tujuan 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan dengan membangun infrastruktur publik desa yang aman, representatif, dan membawa dampak positif jangka panjang bagi lingkungan. Aditya Artha Putra selaku Ketua Kelompok 18 KKN UM Metro menyampaikan komitmen timnya. "Kedua program fisik ini kami dedikasikan sebagai kontribusi nyata untuk menjawab kebutuhan infrastruktur di Tiyuh Balam Jaya. Kami berharap tugu identitas dan lampu jalan bertenaga surya ini dapat terus dirawat secara kolektif sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh warga," ujarnya. Inisiatif mahasiswa ini mendapat apresiasi penuh dari pemerintah setempat. Kepalo Tiyuh Balam Jaya, Dwi Silawati, menyampaikan rasa syukurnya atas kontribusi mahasiswa. “Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Metro yang telah melaksanakan kegiatan pembuatan Tugu Balam Jaya dan memasang lampu penerangan jalan tenaga surya. Fasilitas ini sangat membantu memberikan penerangan bagi masyarakat pada malam hari, dan tugu tersebut kini menjadi penanda sekaligus identitas bagi Tiyuh Balam Jaya,” tuturnya. Hal senada juga diungkapkan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Riski Apriliani Lestari, M.K.M., yang menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa dan masyarakat. Ia berharap hasil karya nyata mahasiswa ini tidak sekadar menjadi monumen kegiatan, melainkan fasilitas fungsional yang senantiasa dijaga dan dimanfaatkan secara optimal oleh pihak tiyuh di masa depan.

PARTISIPASI MAHASISWA KKN UM METRO DALAM KEGIATAN TURONGGO WAHYU BUDOYO PEDULI SESAMA SEBAGAI WUJUD KEPEDULIAN SOSIAL TERHADAP MASYARAKAT TIYUH BUJUNG DEWA
16
Agustus 2026
PARTISIPASI MAHASISWA KKN UM METRO DALAM KEGIATAN TURONGGO WAHYU BUDOYO PEDULI SESAMA SEBAGAI WUJUD KEPEDULIAN SOSIAL TERHADAP MASYARAKAT TIYUH BUJUNG DEWA
Agustus 2026

Bujung Dewa, 12 juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 23 Universitas Muhammadiyah Metro, melaksanakan penggalangan dana dan pembagian santunan di Tiyuh Bujung Dewa, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 12 Juli 2026 pada pukul 16.00 WIB sampai selesai, dilaksanakan bersama mahasiswa KKN UM Metro, Kepala Dusun 3, dan anggota Turonggo Wahyu Budoyo. Kegiatan Turonggo Wahyu Budoyo Peduli Sesama merupakan kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di Tiyuh Bujung Dewa, Kecamatan Pagar Dewa. Kegiatan ini diwujudkan melalui penggalangan dana yang selanjutnya disalurkan dalam bentuk santunan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata dalam menumbuhkan kepedulian sosial, rasa solidaritas, serta semangat berbagi di tengah masyarakat. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan persiapan dan koordinasi antara pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan. Penggalangan dana yang telah dilakukan kemudian digunakan untuk memberikan santunan kepada masyarakat yang telah ditentukan sebagai penerima manfaat. Mahasiswa KKN turut membantu dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk mendampingi proses pembagian santunan serta membantu memastikan kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Kegiatan Peduli Sesama dilaksanakan sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan. Pemberian santunan diharapkan dapat memberikan manfaat serta membantu meringankan sebagian kebutuhan masyarakat penerima. Meskipun bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian yang sederhana, kegiatan tersebut memiliki nilai sosial yang penting karena dapat memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian antaranggota masyarakat. Partisipasi mahasiswa KKN UM Metro dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya untuk membangun hubungan yang baik dengan masyarakat Tiyuh Bujung Dewa. Melalui keterlibatan secara langsung dalam kegiatan sosial, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam berinteraksi, bekerja sama, serta berkontribusi terhadap kegiatan kemasyarakatan. Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan nilai-nilai kepedulian, gotong royong, dan solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat. Kerja sama antara mahasiswa KKN UM Metro, Kepala Dusun 3, dan anggota Turonggo Wahyu Budoyo selama kegiatan berlangsung dapat mendukung terlaksananya proses pembagian santunan dengan baik. Adanya keterlibatan berbagai pihak menunjukkan bahwa kegiatan sosial dapat terlaksana melalui kepedulian dan kebersamaan masyarakat. Sinergi tersebut juga menjadi bagian penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara mahasiswa KKN dengan masyarakat selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata. Kegiatan Turonggo Wahyu Budoyo Peduli Sesama berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh rasa kebersamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama dapat terus dipertahankan di lingkungan masyarakat Tiyuh Bujung Dewa. Selain memberikan manfaat secara langsung kepada penerima santunan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh positif dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk saling membantu dan memperhatikan kondisi sesama. Melalui partisipasi dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UM Metro berharap keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya memberikan kontribusi melalui program kerja yang telah direncanakan, tetapi juga dapat turut mendukung kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang ada di lingkungan Tiyuh Bujung Dewa. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi serta menciptakan hubungan yang baik antara mahasiswa, organisasi masyarakat, aparatur dusun, dan masyarakat setempat. Penutup Partisipasi Mahasiswa KKN UM Metro dalam Kegiatan Turonggo Wahyu Budoyo Peduli Sesama sebagai Wujud Kepedulian Sosial terhadap Masyarakat Tiyuh Bujung Dewa ini dibuat sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban atas keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dilaksanakan bersama Turonggo Wahyu Budoyo dan Kepala Dusun 3. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat penerima santunan serta menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UM Metro dalam mendukung kegiatan sosial di Tiyuh Bujung Dewa. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat kepedulian, solidaritas, gotong royong, dan kebersamaan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat selama berlangsungnya program Kuliah Kerja Nyata.

Mahasiswa KKN Kelompok 36 UM Metro Bangun Bank Sampah Bersama Masyarakat Panaragan Jaya, Dukung Pencapaian SDGs
14
Agustus 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 36 UM Metro Bangun Bank Sampah Bersama Masyarakat Panaragan Jaya, Dukung Pencapaian SDGs
Agustus 2026

Panaragan Jaya, Tulang Bawang Barat – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 36 Universitas Muhammadiyah Metro melaksanakan program pembentukan Bank Sampah bersama masyarakat di Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, pada 30 Juli 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang berfokus pada edukasi, peningkatan kesadaran lingkungan, serta pembentukan kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Pembentukan Bank Sampah digagas sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat dalam pengelolaan sampah di lingkungan permukiman. Mahasiswa KKN bersama masyarakat berupaya membangun pemahaman bahwa sampah tidak semata-mata menjadi barang yang harus dibuang, tetapi dapat dipilah, dikelola, dan dimanfaatkan kembali sehingga memiliki nilai guna sekaligus mengurangi beban lingkungan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya membangun sarana Bank Sampah, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat diperkenalkan pada langkah sederhana yang dapat dimulai dari rumah, terutama membiasakan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya sebelum dibuang. Kegiatan diawali dengan koordinasi antara mahasiswa KKN dan masyarakat mengenai rencana pembentukan Bank Sampah. Koordinasi tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan konsep, tujuan, mekanisme, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program setelah masa KKN berakhir. Tahap berikutnya dilaksanakan melalui edukasi pengelolaan sampah kepada staf Kelurahan Panaragan Jaya dan ibu-ibu PKK. Mahasiswa memberikan pemahaman mengenai pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, pemisahan sampah yang masih memiliki nilai guna, serta pentingnya mengurangi jumlah sampah yang langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam program ini. Masyarakat tidak ditempatkan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi menjadi pelaku utama yang menentukan keberlanjutan Bank Sampah. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan. Dari Bank Sampah Menuju Kontribusi Nyata terhadap SDGs Program Bank Sampah Kelompok 36 juga menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa UM Metro terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Praktik pemilahan dan pengurangan sampah dari sumbernya secara langsung mendukung SDG 12 – Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), terutama dalam membangun pola pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab. Upaya menciptakan lingkungan permukiman yang lebih bersih dan tertata juga berkaitan dengan SDG 11 – Sustainable Cities and Communities (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan). Sementara itu, edukasi mengenai kebersihan lingkungan berkontribusi terhadap SDG 3 – Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) karena lingkungan yang terkelola dengan baik menjadi salah satu faktor pendukung kesehatan masyarakat. Program ini juga memiliki dimensi SDG 4 – Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui transfer pengetahuan dan peningkatan literasi lingkungan kepada masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, aparatur kelurahan, PKK, dan masyarakat sekaligus mencerminkan semangat SDG 17 – Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Lebih dari sekadar membangun sarana fisik, mahasiswa KKN Kelompok 36 berupaya membangun perubahan pola pikir dan kebiasaan masyarakat. Sampah yang sebelumnya dipandang sebagai barang tidak berguna diperkenalkan sebagai sumber daya yang masih dapat dipilah dan dimanfaatkan sehingga berpotensi memberikan nilai tambah. Semangat tersebut sekaligus mencerminkan visi Universitas Muhammadiyah Metro dalam membentuk insan yang unggul dan profetik-profesional dengan keunggulan diferensiatif. Nilai profetik diwujudkan melalui kepedulian dan tanggung jawab dalam menjaga lingkungan, sedangkan profesionalisme tercermin melalui kemampuan mahasiswa menerapkan pengetahuan untuk membantu menyelesaikan persoalan nyata di tengah masyarakat. Keunggulan diferensiatif ditunjukkan melalui program pengabdian yang tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diarahkan pada pembentukan sistem dan kebiasaan yang dapat dilanjutkan oleh masyarakat. Bank Sampah diharapkan menjadi salah satu sarana yang mampu mendorong masyarakat Panaragan Jaya untuk mengelola sampah secara lebih terarah dan mandiri. Antusiasme masyarakat selama kegiatan menunjukkan adanya modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program. Setelah mahasiswa menyelesaikan KKN, masyarakat diharapkan terus membiasakan pemilahan sampah dari rumah dan mengoptimalkan keberadaan Bank Sampah sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan di Kelurahan Panaragan Jaya. Melalui program ini, mahasiswa KKN Kelompok 36 UM Metro tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga membawa semangat perubahan dari tingkat lokal untuk mendukung agenda pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi mahasiswa dan masyarakat Panaragan Jaya menjadi langkah sederhana namun konkret dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, berdaya, dan berkelanjutan.

MAHASISWA KKN KELOMPOK 24 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO LAKSANAKAN PENEMPATAN TONG SAMPAH DI MIS AMANAH DAN TK AMANAH BUJUNG SARI MARGA
13
Agustus 2026
MAHASISWA KKN KELOMPOK 24 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO LAKSANAKAN PENEMPATAN TONG SAMPAH DI MIS AMANAH DAN TK AMANAH BUJUNG SARI MARGA
Agustus 2026

Bujung Sari Marga, 08 Agustus 2026 - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 24 Universitas Muhammadiyah Metro melaksanakan program penempatan tong sampah di MIS Amanah dan TK Amanah Bujung Sari Marga, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kegiatan penempatan tong sampah di MIS Amanah dilaksanakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 09.00–10.00 WIB, sedangkan di TK Amanah dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, pukul 08.30–09.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan bersama kepala sekolah dan dewan guru sebagai upaya mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman, serta menumbuhkan kesadaran peserta didik terhadap pentingnya menjaga kebersihan sejak usia dini. Program penempatan tong sampah merupakan salah satu program kerja Mahasiswa KKN Kelompok 24 yang disusun berdasarkan hasil observasi di lingkungan pendidikan Tiyuh Bujung Sari Marga. Dari hasil pengamatan, mahasiswa menemukan bahwa ketersediaan fasilitas tempat sampah di lingkungan sekolah masih terbatas, baik dari segi jumlah maupun penempatannya. Kondisi tersebut menyebabkan masih ditemukannya sampah yang berserakan di beberapa area sekolah sehingga kebersihan lingkungan belum dapat terjaga secara optimal. Oleh karena itu, penempatan tong sampah dipilih sebagai salah satu program yang dianggap mampu memberikan solusi sederhana namun berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas lingkungan sekolah. Pemilihan program ini didasarkan pada pentingnya pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan pendidikan. Sekolah merupakan tempat yang sangat strategis untuk membentuk karakter dan kebiasaan positif peserta didik. Dengan tersedianya tong sampah yang memadai, siswa diharapkan lebih mudah membuang sampah pada tempatnya sehingga budaya menjaga kebersihan dapat tumbuh secara berkelanjutan. Selain itu, program ini juga mendukung upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, nyaman, dan kondusif bagi proses pembelajaran. Sebelum pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKN melakukan koordinasi dengan kepala sekolah dan dewan guru untuk menentukan lokasi penempatan tong sampah yang paling strategis. Beberapa titik dipilih berdasarkan tingkat aktivitas siswa, seperti area halaman sekolah, depan ruang kelas, dan lokasi yang sering menjadi tempat berkumpul peserta didik. Penempatan tong sampah dilakukan secara langsung oleh mahasiswa bersama pihak sekolah sehingga dapat dipastikan bahwa fasilitas tersebut berada di lokasi yang mudah dijangkau oleh seluruh warga sekolah. Selama proses penempatan tong sampah, mahasiswa bekerja sama dengan pihak sekolah mulai dari tahap persiapan, pengangkutan, hingga penataan fasilitas agar tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar. Di MIS Amanah, kegiatan berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 09.00–10.00 WIB, sedangkan di TK Amanah dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, pukul 08.30–09.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan penuh dari kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan. Selain melakukan penempatan tong sampah, mahasiswa juga memberikan edukasi singkat kepada peserta didik mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, membuang sampah pada tempatnya, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi tersebut disampaikan dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing sekolah sehingga siswa dapat lebih memahami manfaat menjaga kebersihan lingkungan. Kepala MIS Amanah menyampaikan apresiasi atas kepedulian Mahasiswa KKN Kelompok 24 Universitas Muhammadiyah Metro terhadap kondisi lingkungan sekolah. Menurutnya, keberadaan tong sampah yang lebih memadai akan membantu sekolah dalam membangun kebiasaan positif di kalangan peserta didik. “Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik KKN Universitas Muhammadiyah Metro yang telah memberikan bantuan berupa penempatan tong sampah di lingkungan sekolah. Fasilitas ini sangat bermanfaat untuk mendukung kebersihan sekolah dan menjadi sarana pembelajaran bagi siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan,” ujarnya. Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Kepala TK Amanah yang menilai bahwa pembiasaan menjaga kebersihan perlu ditanamkan sejak usia dini. Menurutnya, fasilitas yang memadai akan mempermudah guru dalam mengajarkan disiplin dan tanggung jawab kepada anak-anak. “Anak-anak pada usia dini perlu dibiasakan membuang sampah pada tempatnya. Dengan adanya tong sampah ini, kami berharap mereka semakin terbiasa menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan membawa kebiasaan baik tersebut ke rumah maupun lingkungan sekitar,” ungkapnya. Program penempatan tong sampah memberikan berbagai manfaat bagi lingkungan sekolah, di antaranya membantu mengurangi sampah yang berserakan, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, mendukung penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, serta meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, keberadaan tong sampah juga dapat menjadi sarana edukasi bagi peserta didik mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dini sehingga terbentuk kebiasaan positif yang dapat diterapkan di rumah maupun di masyarakat. Para guru dan siswa menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Siswa terlihat antusias ketika diperkenalkan fungsi tong sampah dan diajak untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah secara bersama-sama. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat berupa penyediaan sarana kebersihan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan di lingkungan sekolah. Melalui program ini, Mahasiswa KKN Kelompok 24 Universitas Muhammadiyah Metro berharap tong sampah yang telah ditempatkan di MIS Amanah dan TK Amanah Bujung Sari Marga dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh seluruh warga sekolah. Selain mendukung terciptanya lingkungan belajar yang bersih dan sehat, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya pengelolaan sampah serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang lebih baik. Program penempatan tong sampah di MIS Amanah dan TK Amanah Bujung Sari Marga yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN Kelompok 24 Universitas Muhammadiyah Metro. Diharapkan program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekolah, meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap pentingnya menjaga kebersihan, serta mendukung terciptanya budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan pendidikan Tiyuh Bujung Sari Marga

Pemasangan Lampu Jalan Tenaga Surya di Tiyuh Bujung Sari Marga
13
Agustus 2026
Pemasangan Lampu Jalan Tenaga Surya di Tiyuh Bujung Sari Marga
Agustus 2026

Bujung Sari Marga, 13 Agustus 2026 - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 24 Universitas Muhammadiyah Metro melaksanakan program lampu jalan tenaga surya di Tiyuh Bujung Sari Marga, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis, 13 Agustus 2026, sekitar pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini dilaksanakan bersama Sekeretaris Desa (Sekdes) dan RK setempat sebagai upaya meningkatan keamanan, kenyamanan, serta mendukung aktivitas masyarkat pada malam hari melalui penyediaan penerangan jalan yang lebih memadai. Program pemasangan lampu jalan tenaga surya merupakan salah satu program kerja unggulan Mahasiswa KKN Kelompok 24 yang disusun berdasarkan hasil observasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat di Tiyuh Bujung Sari Marga. Dari hasil pengamatan di lapangan, ditemukan bahwa masih terdapat beberapa titik jalan yang minim penerangan sehingga menyulitkan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, mengurangi rasa aman, serta menghambat mobilitas warga, terutama bagi anak-anak, lansia, maupun masyarakat yang masih melakukan aktivitas di luar rumah setelah matahari terbenam.  Atas dasar kondisi tersebut, pemasangan lampu jalan tenaga surya dipilih sebagai solusi yang tepat karena memanfaatkan energi matahari sebagai sumber listrik sehingga lebih hemat energi, ramah lingkungan, dan tidak bergantung pada jaringan listrik konvensional. Selain efisien dari segi biaya operasional, lampu tenaga surya juga memiliki perawatan yang relatif mudah sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lebih lama. Sebelum pelaksanaan, mahasiswa bersama aparatur tiyuh melakukan peninjauan lokasi untuk menentukan titik pemasangan yang dianggap paling membutuhkan tambahan penerangan. Selama proses pemasangan, mahasiswa bekerja sama dengan Sekretaris Desa dan RK setempat mulai dari tahap persiapan alat dan bahan, penentuan posisi tiang, hingga pemasangan panel surya dan lampu penerangan. Kerja sama yang baik antara mahasiswa dan aparatur tiyuh membuat seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sesuai dengan rencana yang telah disusun sebelumnya. Keberadaan lampu jalan tenaga surya diharapkan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya penerangan yang lebih baik, warga dapat beraktivitas pada malam hari dengan lebih aman dan nyaman, baik ketika berjalan kaki, bersepeda, maupun menggunakan kendaraan. Lampu jalan juga diharapkan dapat membantu mengurangi potensi tindak kejahatan, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mendukung kelancaran kegiatan sosial, keagamaan, dan ekonomi masyarakat yang sering berlangsung pada malam hari. Selain itu, penerangan jalan yang memadai dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib, nyaman, dan mendukung kualitas hidup masyarakat di Tiyuh Bujung Sari Marga. Sekretaris Desa Bujung Sari Marga menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Kelompok 24 Universitas Muhammadiyah Metro. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh warga. “Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik KKN Universitas Muhammadiyah Metro yang telah memberikan kontribusi nyata melalui pemasangan lampu jalan tenaga surya ini. Kehadiran lampu jalan ini sangat membantu masyarakat, terutama pada malam hari ketika warga masih melakukan aktivitas di luar rumah. Semoga fasilitas ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh masyarakat,” ujarnya Melalui program ini, Mahasiswa KKN Kelompok 24 Universitas Muhammadiyah Metro berharap lampu jalan tenaga surya yang telah dipasang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Tiyuh Bujung Sari Marga. Selain meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan, program ini juga diharapkan dapat mendorong pemanfaatan energi terbarukan serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. koordinasi program kerja yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN Kelompok 24 Universitas Muhammadiyah Metro bersama Pemerintah Tiyuh Bujung Sari Marga. Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang baik antara mahasiswa dan masyarakat, sehingga seluruh program kerja KKN dapat terlaksana dengan lancar, memberikan manfaat nyata, serta mendukung upaya pemberdayaan masyarakat di Tiyuh Bujung Sari Marga.