PENANDATANGANAN KONTRAK DPPM 2026 UM METRO: USULAN PROPOSAL MEROKET 144%, TEGASKAN KOMITMEN RISET BERKELANJUTAN
METRO, 11 Juni 2026 – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) secara resmi menggelar acara Penandatanganan Kontrak Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Tahun Anggaran 2026. Momentum penandatanganan ini mencatatkan rekor sejarah baru bagi universitas, di mana jumlah pengajuan proposal melonjak tajam hingga 144%, melesat dari 50 proposal pada tahun 2025 menjadi 122 proposal pada tahun 2026.
Acara krusial yang berlangsung di kampus UM Metro ini dihadiri oleh Rektor UM Metro, Nyoto Suseno; Wakil Rektor I, Rahmad Bustanul Anwar; Ketua LPPM, Satrio Budi Wibowo; serta puluhan dosen penerima pendanaan. Penandatanganan kontrak ini tidak hanya menjadi simbol dimulainya tahapan eksekusi program yang didanai secara nasional, tetapi juga cerminan eskalasi produktivitas akademik sivitas UM Metro.

Dalam sambutannya, Rektor UM Metro menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada para dosen yang telah bekerja keras menyusun dan memenangkan pendanaan DPPM.
"Keberhasilan ini merupakan prestasi yang patut disyukuri dan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Meningkatnya jumlah usulan, harus diimbangi dengan meningkatnya jumlah proposal yang didanai. Saya berharap jumlah dosen yang memperoleh pendanaan meningkat secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang, " ungkap Rektor.
Melengkapi arahan tersebut, Wakil Rektor I UM Metro, Rahmad Bustanul Anwar, mengingatkan seluruh dosen penerima pendanaan mengenai integritas dan kedisiplinan dalam menjalankan kegiatan pasca-penandatanganan.

"Kontrak yang telah ditandatangani hari ini bukan sebatas dokumen administratif, melainkan sebuah komitmen akademik dan profesional. Seluruh penerima pendanaan wajib melaksanakan kegiatan dengan maksimal, merealisasikan luaran yang dijanjikan, serta menyelesaikan laporan akhir secara tepat waktu sesuai ketentuan," tegas Rahmad.
Menanggapi antusiasme riset yang luar biasa dari para dosen, Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, menekankan komitmen lembaga untuk membangun ekosistem penelitian yang inklusif dan berkelanjutan, memastikan tidak ada semangat inovasi yang terhenti.
"Penandatanganan kontrak hari ini adalah titik awal bagi proposal yang lolos. Namun, bagi dosen yang usulannya belum lolos pendanaan, tidak perlu berkecil hati. Kami memberikan kesempatan penuh untuk mengajukan proposal tersebut ke program pendanaan Riset Mu yang akan segera dibuka. Selanjutnya, jika belum lolos pada skema tersebut, dosen yang bersangkutan akan mendapatkan undangan eksklusif untuk mengajukan usulan ke skema OPR pendanaan internal," tegas Satrio dalam arahannya.
Melalui perhelatan penandatanganan kontrak DPPM 2026 ini, UM Metro semakin mengukuhkan diri sebagai perguruan tinggi yang menempatkan riset dan pengabdian masyarakat sebagai ujung tombak kemajuan institusi. Seluruh inisiatif yang didanai diharapkan mampu memberikan solusi konkret bagi permasalahan di masyarakat, sekaligus mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Tim Redaksi Humas & LPPM UM Metro.