• AlamatJl. Ki Hajar Dewantara No. 116
  • Emaillppm@ummetro.ac.id
  • Kontak(0725) 42454

Jaga Mutu Penelitian dan PKM, LPPM UM Metro Gelar Penyamaan Persepsi Tim Reviewer Monev OPR 2026

METRO, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah (UM) Metro menyelenggarakan kegiatan Penyamaan Persepsi Tim Reviewer Monitoring dan Evaluasi (Monev) OPR 2026. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (24/4) mulai pukul 09.00 WIB ini bertujuan untuk menyelaraskan standar evaluasi guna memastikan kualitas serta akuntabilitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi di lingkungan kampus.

Agenda utama dalam kegiatan ini adalah penyampaian proses reviu terbaru yang kini sepenuhnya terintegrasi melalui aplikasi SIMPPM. Melalui sistem yang lebih modern ini, proses monitoring diharapkan berjalan lebih transparan dan efisien.

Selain pengenalan sistem baru, kegiatan ini juga membedah isian instrumen monev untuk program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Seluruh instrumen tersebut telah disusun secara ketat mengacu pada Panduan Penelitian dan Pengabdian OPR 2025/2026, yang juga telah diselaraskan dengan standar Panduan Penelitian dan PKM dari DPPM Kementerian Pendidikan Tinggi (Kemendikti).

Untuk menjamin objektivitas penilaian, LPPM UM Metro menerjunkan tim ahli yang terdiri dari 8 reviewer penelitian dan 2 reviewer pengabdian. Hasil dari tahapan monev ini memiliki peran yang sangat krusial bagi para dosen pelaksana.

Selain menjadi syarat mutlak dan penentu pencairan sisa dana hibah sebesar 20%, monev ini merupakan langkah mitigasi strategis institusi. Evaluasi ini dirancang untuk mendeteksi secara dini peluang pelanggaran kontrak kerja, sekaligus memastikan tidak ada peneliti atau pengabdi yang lalai dalam menjalankan kewajibannya sesuai proposal yang disetujui.

Wakil Rektor 1 UM Metro, Rahmad, B.A., dalam keterangannya memberikan penekanan kuat terkait integritas para pelaksana hibah.

"Kontrak yang telah disepakati harus ditaati dengan penuh tanggung jawab. Tugas LPPM di sini sangat krusial, yakni menjadi penjaga gawang sekaligus penjamin mutu dari setiap luaran Penelitian dan PKM yang dihasilkan oleh sivitas akademika UM Metro," tegas Rahmad.

Sementara itu, Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, menyoroti pentingnya komitmen bersama dalam menjalankan proses monev ini.

"Penyamaan persepsi ini adalah langkah awal kita untuk memastikan bahwa setiap instrumen penilaian dipahami secara seragam oleh para reviewer. Melalui aplikasi SIMPPM dan panduan yang telah disesuaikan dengan standar Kemendikti, kami ingin memastikan kualitas penelitian dan pengabdian UM Metro terus meningkat dan memberikan dampak nyata," ujar Satrio.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, UM Metro kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem riset dan pengabdian yang tidak hanya inovatif, tetapi juga disiplin, terukur, dan berdampak positif bagi masyarakat luas.

Tim Redaksi

LPPM UM Metro