Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116
CONTACT
(0725) 42454
SDGs
Sholat Metro
Memuat...
PENMARU
Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Metro
Kabar Terbaru

Berita Terbaru

Mahasiswa KKN UM Metro Dorong Digitalisasi Tiyuh Mulyojadi melalui QRIS, Google Maps, dan E-Commerce Shopee
22
Agustus 2026
Mahasiswa KKN UM Metro Dorong Digitalisasi Tiyuh Mulyojadi melalui QRIS, Google Maps, dan E-Commerce Shopee
Agustus 2026

Tulang Bawang Barat, Kec. Gunung Terang (Tiyuh Mulyo Jadi, Juli–Agustus 2026) Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Program Studi Manajemen dan Ilmu Komputer melaksanakan rangkaian program kerja dalam upaya mendorong pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku UMKM dan BUMTI di Tiyuh Mulyo Jadi. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap mulai dari digitalisasi lokasi UMKM dan prasarana melalui Google Maps, pendampingan pembuatan QRIS, hingga pembuatan akun Shopee untuk BUMTI Tiyuh Mulyo Jadi. Rangkaian kegiatan diawali pada 21 Juli 2026 dengan program digitalisasi lokasi UMKM dan prasarana melalui Google Maps. Mahasiswa melakukan pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM untuk membantu memasukkan lokasi dan informasi usaha ke dalam Google Maps. Kegiatan ini bertujuan agar lokasi UMKM dan prasarana di Tiyuh Mulyo Jadi lebih mudah ditemukan oleh masyarakat serta dapat meningkatkan keberadaan usaha di platform digital. Selanjutnya, pada 27 Juli 2026, mahasiswa melaksanakan pendampingan pembuatan QRIS bagi UMKM. Kegiatan dilakukan dengan mendatangi pelaku UMKM secara langsung dan membantu proses pendaftaran QRIS. Selain membantu dalam proses pembuatannya, mahasiswa juga memberikan penjelasan mengenai penggunaan pembayaran digital dalam kegiatan transaksi. Dengan adanya QRIS, pelaku UMKM diharapkan dapat memberikan pilihan pembayaran yang lebih praktis dan mengikuti perkembangan sistem pembayaran digital. Rangkaian program kerja kemudian dilanjutkan pada 2 Agustus 2026 dengan pembuatan akun Shopee untuk BUMTI Tiyuh Mulyo Jadi. Mahasiswa membantu proses pembuatan akun serta memberikan pendampingan dasar dalam penggunaan marketplace sebagai salah satu media untuk memperkenalkan dan memasarkan produk BUMTI secara online. Ketiga kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara mahasiswa Program Studi Manajemen dan Ilmu Komputer dalam memberikan pendampingan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Program kerja ini tidak hanya berfokus pada pengenalan teknologi, tetapi juga mendorong pelaku usaha agar dapat memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung kegiatan usaha dan memperluas jangkauan pemasaran. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berharap pelaku UMKM dan BUMTI Tiyuh Mulyo Jadi dapat semakin mengenal dan memanfaatkan berbagai platform digital dalam menjalankan usahanya. Digitalisasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah awal dalam meningkatkan daya saing dan memperluas peluang usaha di Tiyuh Mulyo Jadi

Tanamkan Pola Hidup Sehat dan Disiplin Finansial, Mahasiswa KKN UM METRO Edukasi Siswa SD 8 Gunung Terang Lewat Sosialisasi Bebas Rokok dan Edukasi Menabung Sejak Dini
22
Agustus 2026
Tanamkan Pola Hidup Sehat dan Disiplin Finansial, Mahasiswa KKN UM METRO Edukasi Siswa SD 8 Gunung Terang Lewat Sosialisasi Bebas Rokok dan Edukasi Menabung Sejak Dini
Agustus 2026

MULYO JADI – 19 Agustus 2026. Dalam upaya mendukung pembentukan karakter dan pola hidup sehat generasi muda, tim mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah (UM) Metro melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri 8 Gunung Terang, Tiyuh Mulyo Jadi. Kegiatan ini berfokus pada dua pilar utama penyuluhan: literasi keuangan melalui kebiasaan menabung sejak dini serta edukasi kesehatan mengenai bahaya merokok bagi anak usia sekolah. Sosialisasi yang diikuti oleh para siswa dengan penuh antusias ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman finansial yang bijak sekaligus membentengi anak-anak dari pengaruh buruk gaya hidup tidak sehat sejak usia dasar. Minggu Pertama: Membentengi Generasi Muda dari Bahaya Merokok Pada pekan pertama, mahasiswa UM Metro memprioritaskan edukasi kesehatan terkait bahaya merokok dan rokok elektronik (vape). Mengingat rentannya anak-anak usia sekolah terhadap pengaruh lingkungan, sosialisasi dilakukan secara visual dan interaktif untuk memberikan pemahaman langsung mengenai dampaknya. Mengenal Zat Berbahaya: Memperkenalkan efek buruk racun seperti nikotin dan tar terhadap organ vital, khususnya paru-paru dan jantung.  Dampak Bagi Anak Sekolah: Menjelaskan secara nyata bagaimana paparan rokok dapat menghambat pertumbuhan fisik, menurunkan daya ingat, dan mengganggu konsentrasi belajar.  Edukasi Perokok Pasif: Memberikan kesadaran bahwa menghirup asap rokok dari lingkungan sekitar sama berrisikonya bagi kesehatan mereka.  Keberanian Menolak: Melatih ketegasan (assertiveness) para siswa agar berani berkata "TIDAK" jika diajak atau dibujuk mencoba rokok oleh kawan sebaya. Minggu Kedua: Menanamkan Bijak Finansial Lewat Budaya Menabung Melanjutkan keberhasilan program pekan sebelumnya, kegiatan minggu kedua dilanjutkan dengan materi literasi keuangan. Mahasiswa UM Metro mengajak para siswa memahami pentingnya mengelola uang saku secara bijak sebagai pondasi masa depan. Poin utama pembelajaran pada minggu kedua mencakup:  Membedakan Kebutuhan dan Keinginan: Mengedukasi siswa agar lebih bijak memprioritaskan barang kebutuhan sekolah dibandingkan keinginan sesaat melalui permainan edukatif. Praktik Menabung Target: Membagikan celengan Target dan mengajak siswa menyisihkan sebagian uang saku secara konsisten. Disiplin Finansial: Membentuk kebiasaan hemat agar anak-anak tidak bergantung penuh pada orang tua untuk kebutuhan skala kecil di sekolah. Sinergi Positif untuk Generasi Mulyojadi Melalui kolaborasi ini, diharapkan para siswa SDN 8 Gunung Terang Mulyojadi tumbuh menjadi pribadi yang sehat secara fisik, terlindungi dari pengaruh buruk lingkungan, serta memiliki perencanaan finansial yang baik sejak usia dini.

UM Metro Tarik Mahasiswa KKN di Tulang Bawang Barat, Tegaskan Komitmen Pengabdian Berbasis Kolaborasi dan Keberlanjutan
21
Agustus 2026
UM Metro Tarik Mahasiswa KKN di Tulang Bawang Barat, Tegaskan Komitmen Pengabdian Berbasis Kolaborasi dan Keberlanjutan
Agustus 2026

Tulang Bawang Barat – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) secara resmi melaksanakan kegiatan penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 setelah menyelesaikan rangkaian program pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Kegiatan penarikan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus apresiasi atas kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat selama pelaksanaan KKN. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Iskandar selaku Wakil Ketua KKN UM Metro, Sekretaris Universitas Muhammadiyah Metro, Heri Cahyono dan Asroni, serta perwakilan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Miftahul Zakiyah. Kehadiran unsur pemerintah daerah dan pimpinan UM Metro menunjukkan kuatnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendukung program pengabdian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa UM Metro selama melaksanakan KKN. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan energi positif bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi, pemberdayaan, sosial kemasyarakatan, serta program yang mendukung pembangunan daerah. KKN UM Metro menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam menghadirkan peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga belajar memahami kondisi sosial, budaya, dan potensi lokal masyarakat. Wakil Ketua KKN UM Metro, Iskandar, menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan KKN merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, masyarakat, pimpinan universitas, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), dosen pembimbing lapangan, hingga mahasiswa. "KKN bukan hanya tentang menyelesaikan program kerja, tetapi bagaimana mahasiswa mampu memberikan pengalaman, solusi, dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Kami berharap nilai-nilai pengabdian yang diperoleh selama KKN dapat menjadi bekal mahasiswa sebagai calon profesional yang memiliki kepedulian sosial," ungkapnya. Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa UM Metro diarahkan untuk mengembangkan program yang berbasis pada potensi dan kebutuhan masyarakat. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan mencerminkan semangat pemberdayaan, peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan pendidikan, kepedulian lingkungan, serta pengembangan inovasi berbasis lokal. Program KKN ini juga menjadi bagian dari implementasi visi Universitas Muhammadiyah Metro sebagai perguruan tinggi yang unggul, profetik-profesional, dan memiliki keunggulan diferensiatif. Nilai profetik diwujudkan melalui pengabdian yang berlandaskan kepedulian, keikhlasan, dan kebermanfaatan bagi masyarakat. Sementara profesionalisme mahasiswa dibangun melalui kemampuan beradaptasi, berkolaborasi, serta menerapkan keilmuan secara bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan KKN UM Metro turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui kegiatan edukasi masyarakat, SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui program pemberdayaan lingkungan dan masyarakat, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Perwakilan Dosen Pembimbing Lapangan, Miftahul Zakiyah, menyampaikan bahwa proses pendampingan mahasiswa selama KKN menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan sesuai tujuan. DPL berperan dalam mengarahkan mahasiswa agar mampu menyusun dan melaksanakan program yang realistis, bermanfaat, serta memiliki keberlanjutan setelah masa KKN berakhir. Dengan selesainya kegiatan KKN di Kabupaten Tulang Bawang Barat, UM Metro berharap hubungan kerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus diperkuat melalui berbagai program penelitian dan pengabdian lainnya. Penarikan mahasiswa bukan menjadi akhir dari pengabdian, tetapi menjadi awal keberlanjutan kolaborasi untuk menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat. Melalui program KKN ini, Universitas Muhammadiyah Metro kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter profetik, profesional, adaptif, dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Mahasiswa KKN Kelompok 32 UM Metro Bangun Incinerator Rocket Stove, Wujudkan Pengelolaan Sampah Minim Asap Berbasis SDGs di Tiyuh Pulung Kencana
20
Agustus 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 32 UM Metro Bangun Incinerator Rocket Stove, Wujudkan Pengelolaan Sampah Minim Asap Berbasis SDGs di Tiyuh Pulung Kencana
Agustus 2026

Tiyuh Pulung Kencana, 5 Agustus 2026 Tiyuh Pulung Kencana - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 32 Universitas Muhammadiyah Metro menghadirkan solusi kreatif untuk mengatasi masalah sampah di lingkungan masyarakat. Melalui program kerja bertajuk “Pemanfaatan Incinerator Rocket Stove sebagai Solusi Pembakaran Sampah Minim Asap”, sepuluh mahasiswa KKN tersebut membangun sebuah alat pembakar sampah yang secara khusus dirancang untuk mengurangi polusi asap hasil dari pembakaran sampah rumah tangga. Inovasi teknologi tepat guna ini secara langsung mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini berkontribusi pada Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dengan meminimalisir paparan asap beracun bagi warga, Tujuan 11 (Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan) melalui sistem pengelolaan limbah tingkat desa yang aman, serta Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mengelola sampah secara efisien. Kegiatan pembangunan alat ini dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026, bertempat di Kantor Balai Tiyuh Pulung Kencana. Program ini berjalan lancar berkat dukungan penuh dari Kepalo Tiyuh, RK, RT, serta masyarakat sekitar yang turut hadir menyaksikan proses perakitannya.   Dalam pembuatannya, mahasiswa KKN menyusun sejumlah bahan bangunan seperti bata hebel, semen hebel, semen biasa, batu, besi, dan pasir menjadi sebuah tungku pembakaran. Secara sederhana, alat ini bekerja dengan cara memasukkan kayu atau ranting ke dalam ruang pembakaran. Udara yang masuk akan membantu api menyala lebih optimal, sehingga panas dan gas hasil pembakaran bergerak ke atas. Panas yang terkumpul dapat dimanfaatkan, sementara gas sisa keluar melalui jalur khusus dengan produksi asap yang jauh lebih sedikit dibandingkan metode pembakaran konvensional. Ketua Kelompok KKN 32 menyampaikan bahwa program ini digagas sebagai alternatif pengelolaan sampah yang lebih efektif. “Harapannya, masyarakat dapat mengurangi dampak asap pembakaran sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ujarnya. Inovasi ini juga mendapat sambutan hangat dari tokoh masyarakat setempat yang menilainya sebagai solusi cerdas. Beliau berharap inovasi ini tidak berhenti di masa KKN saja, melainkan dipelajari dan diterapkan sebagai percontohan nyata di depan rumah atau di setiap lingkungan RT, agar Tiyuh Pulung Kencana semakin bersih, sehat, dan mandiri dalam pengelolaan sampahnya. Menanggapi keberhasilan program kerja ini, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Metro turut memberikan komentarnya. "Kami dari pihak LPPM sangat mengapresiasi inovasi Incinerator Rocket Stove yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN Kelompok 32. Ini adalah bentuk nyata pengejawantahan Catur Darma PTMA, di mana mahasiswa mampu menganalisis masalah di desa dan hadir membawa solusi teknologi tepat guna yang sejalan dengan nilai-nilai kemuhammadiyahan. Program ini juga sangat relevan dengan visi universitas dalam mendukung indikator pencapaian SDGs di tengah masyarakat. Kami berharap alat ini bisa dirawat dengan baik dan ilmunya dapat direplikasi oleh warga Tiyuh Pulung Kencana secara berkelanjutan." Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Kelompok 32 Universitas Muhammadiyah Metro berharap inovasi rocket stove dapat terus dimanfaatkan secara berkelanjutan demi terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Mahasiswa KKN UM Metro Ubah Limbah Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Tiyuh Karta Raya, Wujudkan Desa Ramah Lingkungan Berbasis SDGs
20
Agustus 2026
Mahasiswa KKN UM Metro Ubah Limbah Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Tiyuh Karta Raya, Wujudkan Desa Ramah Lingkungan Berbasis SDGs
Agustus 2026

TULANG BAWANG BARAT, 16 Agustus 2026 -Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 2026 Universitas Muhammadiyah Metro Kelompok 11 sukses melaksanakan program inovasi desa melalui lokakarya pengolahan limbah organik dan anorganik. Bertempat di Balai Tiyuh Karta Raya dan kediaman Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) pada Jumat, 24 Juli 2026, kegiatan ini berhasil memberdayakan 32 peserta yang tergabung dalam Gapoktan, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan Ibu-ibu PKK setempat. Inisiatif ini dirancang untuk menjawab permasalahan penumpukan limbah rumah tangga dan pertanian yang selama ini belum terkelola dengan optimal di lingkungan Tiyuh Karta Raya, Kecamatan Tulang Bawang Udik. Guna memberikan solusi yang tepat guna, program dibagi menjadi dua fokus utama. Pertama, pendampingan bagi anggota Gapoktan untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk yang bermanfaat bagi produktivitas pertanian. Kedua, pelatihan khusus bagi KWT dan PKK dalam mendaur ulang limbah anorganik, khususnya tutup botol bekas, menjadi produk kerajinan bernilai guna seperti gantungan kunci. Program edukasi lingkungan ini memiliki kaitan yang sangat erat dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Secara spesifik, kegiatan ini mendukung Tujuan 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui upaya reduksi, daur ulang, dan pemanfaatan kembali (3R) limbah rumah tangga. Selain itu, sentuhan inovasi daur ulang menjadi kerajinan juga mendorong Tujuan 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan membuka peluang lahirnya ekonomi kreatif berskala rumah tangga (UMKM) bagi perempuan desa. Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan program, mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga membagikan luaran fisik berupa komposter, sampel pupuk, modul buku panduan, hingga video tutorial langkah demi langkah pengolahan sampah. Sahrul Rifai selaku Ketua Kelompok 11 KKN UM Metro, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat menjadi motivasi utama timnya. "Kami melihat potensi besar di Tiyuh Karta Raya. Melalui modul dan video panduan yang kami tinggalkan, kami berharap masyarakat dapat terus melanjutkan inovasi ini secara mandiri sehingga limbah tidak lagi dilihat sebagai masalah, melainkan sumber peluang baru," tuturnya. Keberhasilan program ini juga tidak lepas dari bimbingan intensif Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Miftahuz Zakiyah, M.Biomed. Ia memberikan apresiasi atas kerja keras mahasiswa di lapangan. "Program utama berupa pengolahan sampah organik menjadi produk pupuk cair dan pengolahan sampah anorganik menjadi produk kreasi gantungan kunci sudah selesai dilaksanakan. Harapannya kegiatan ini dapat dilanjutkan oleh para mitra yang telah bekerja sama dengan mahasiswa UM Metro," pesannya. Dihubungi secara terpisah, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Metro, Dr. Satrio Budi Wibowo, S.Psi., M.A., menegaskan bahwa KKN adalah medium hilirisasi riset dan gagasan akademis ke tengah masyarakat. “Inisiatif yang dilakukan Kelompok 11 merupakan wujud nyata dari pengabdian yang transformatif. Kami di LPPM UM Metro selalu mengarahkan mahasiswa untuk peka terhadap potensi lokal dan merumuskan solusi yang berkelanjutan. Pengolahan limbah menjadi produk bernilai ekonomi ini adalah langkah strategis menuju kemandirian ekonomi desa sekaligus menjaga resiliensi lingkungan masyarakat.” Dengan berjalannya program ini, sinergi antara akademisi dan masyarakat pedesaan diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan ekosistem lingkungan yang bersih, produktif, dan mandiri secara ekonomi.