Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116
CONTACT
(0725) 42454
SDGs
Sholat Metro
Memuat...
PENMARU
Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Metro
Berita Terbaru

LPPM UM Metro Gelar Penyamaan Persepsi Reviewer OPR Tahun 2026, Perkuat Transparansi dan Digitalisasi Evaluasi

LPPM UM Metro Gelar Penyamaan Persepsi Reviewer OPR Tahun 2026, Perkuat Transparansi dan Digitalisasi Evaluasi

Author
Redaksi
06 Oktober 2026
Tanggal Rilis
Berita Terbaru
Kategori

Metro - 06/10/2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) menyelenggarakan Penyamaan Persepsi Reviewer Operasional Riset (OPR) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan proses penilaian proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berlangsung objektif, transparan, dan sesuai dengan kebijakan universitas.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan pemahaman para reviewer mengenai kebijakan, mekanisme, instrumen, serta teknis penilaian proposal OPR Tahun 2026. Penyamaan persepsi diharapkan dapat menghasilkan proses evaluasi yang lebih seragam, terukur, dan akuntabel.

Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan OPR merupakan bagian dari kebijakan universitas dalam memperkuat budaya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan UM Metro. Kebijakan tersebut merupakan turunan dari arahan dan kebijakan Rektor serta Wakil Rektor I UM Metro, yang selanjutnya diimplementasikan oleh LPPM melalui berbagai program peningkatan kapasitas dan produktivitas dosen.

Menurutnya, reviewer memiliki posisi strategis dalam memastikan proposal yang memperoleh dukungan OPR memenuhi standar akademik dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

"Penyamaan persepsi ini penting agar seluruh reviewer memiliki pemahaman yang sama dalam memberikan penilaian. Kita ingin proses OPR berjalan secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga proposal yang terpilih benar-benar memiliki kualitas dan potensi untuk dikembangkan," jelasnya.

Pada sesi teknis, Kepala Pusat Penelitian (Ka. Puslit) UM Metro, Andiana Rosid, menjelaskan mekanisme pengisian dan penilaian instrumen reviewer melalui Sistem Informasi Manajemen Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SIMPPM) UM Metro.

Digitalisasi proses penilaian melalui SIMPPM dirancang untuk memudahkan reviewer dalam mengakses instrumen, memberikan skor, menyampaikan catatan evaluasi, serta mendokumentasikan hasil penilaian secara lebih sistematis. Dengan sistem tersebut, proses evaluasi diharapkan menjadi lebih cepat, efisien, terdokumentasi, dan mudah ditelusuri.

Andiana juga memberikan penjelasan mengenai alur pengisian instrumen serta aspek-aspek yang perlu menjadi perhatian reviewer dalam melakukan penilaian proposal penelitian.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (Ka. PkM) UM Metro, Eri Prawati, memberikan penjelasan teknis terkait mekanisme penilaian proposal pengabdian kepada masyarakat. Penyampaian materi diarahkan untuk menyamakan pemahaman reviewer mengenai instrumen, indikator, serta tata cara pemberian penilaian pada proposal PkM melalui SIMPPM.

Melalui integrasi sistem digital tersebut, LPPM UM Metro berupaya membangun proses evaluasi yang tidak hanya lebih praktis bagi reviewer, tetapi juga mendukung prinsip akuntabilitas, transparansi, dan efisiensi dalam pengelolaan hibah internal universitas.

Pelaksanaan penyamaan persepsi reviewer OPR Tahun 2026 sekaligus menjadi bagian dari penguatan tata kelola penelitian dan pengabdian UM Metro. OPR tidak hanya diposisikan sebagai skema pendanaan internal, tetapi juga sebagai instrumen pembinaan dosen untuk meningkatkan kualitas proposal dan mempersiapkan mereka mengikuti kompetisi pendanaan penelitian dan pengabdian pada tingkat eksternal.

Kegiatan ini sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Metro untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul, profetik-profesional, dan memiliki keunggulan diferensiatif. Profesionalisme diwujudkan melalui proses evaluasi yang terukur dan berbasis sistem, nilai profetik melalui integritas dan amanah dalam proses penilaian, sedangkan diferensiasi diwujudkan melalui tata kelola riset dan pengabdian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Dengan adanya penyamaan persepsi dan penguatan sistem penilaian berbasis digital, LPPM UM Metro berharap pelaksanaan OPR Tahun 2026 dapat berjalan semakin efektif, objektif, dan berkualitas. Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen UM Metro dalam membangun ekosistem penelitian dan pengabdian yang berkelanjutan serta berorientasi pada peningkatan kualitas dan dampak bagi masyarakat.

Tim Redaksi

LPPM UM Metro

Kontribusi Sustainable Development Goals (SDGs)